POS-KUPANG.COM, KUPANG – Provinsi NTT dan NTB dipastikan akan menjadi tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXII 2028. Selain itu, DKI Jakarta akan menjadi provinsi penyangga.
Dalam rapat koordinasi antara KONI NTT, NTB, DKI Jakarta dan KONI Pusat di Jakarta baru-baru ini, sudah ditetapkan kalau NTT akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan 22 cabang olahraga. Disarankan oleh KONI Pusat, NTT, NTB dan DKI Jakarta segera menyiapkan semua hal terkait penyelenggaraan PON XXII 2028.
Terkait hal ini, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena langsung mengeluarkan himbauan kepada bupati dan walikota di NTT, Forkopimda NTT, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan OPD lingkup Provinsi NTT, KONI kota dan kabupaten di NTT untuk mempromosikan penyelenggaraan PON XXII 2028 di Provinsi NTT.
“Perlu adanya promosi dan publikasi kesiapan NTT sebagai tuan rumah penyelenggaraan secara masif melalui berbagai media cetak maupun elektronik. Promosi dan publikasi kesiapan dilakukan oleh semua pemangku kepentingan melalui baliho, spanduk dan twibbon yang wajib dicetak dan dipasang pada papan reklame milik masing-masing unit atau lembaga. Khusus untuk twibbon dapat diunggah pada akun media sosial milik pribadi dan unit atau lembaga,” demikian himbauan tersebut.
Terkait hal ini, Plt Kadispora NTT, Linus Lusi didampingi Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan yang dihubungi, Senin 2 Maret 2026 mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan desain baliho, spanduk dan twibbon yang bisa dijadikan contoh untuk dicetak. Linus Lusi berharap, promosi dengan pemasangan baliho, spanduk di daerah ditambah media sosial akan membuat penyelenggaraan PON XXII 2028 makin marak.
“Bagaimana NTT dikenal sebagai tuan rumah PON XXII 2028, promosi harus dimulai dari sekarang dan masih seperti himbauan gubernur. Ada banyak hal yang bisa kita peroleh dari promosi dan publikasi ini. Misalnya, masyarakat bisa siap menyambut event ini dan juga ada sponsor yang mau bergabung,” kata Linus Lusi. (eko)