BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perpustakaan Daerah Kota Pangkalpinang didominasi mahasiswa dan masyarakat umum selama Ramadhan 2026.
Sejak siang hingga menjelang petang, pengunjung silih berganti memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk membaca, belajar hingga menyelesaikan tugas kuliah.
Suasana perpustakaan terasa lebih hidup. Di sudut ruang baca, sejumlah mahasiswa tampak serius menatap layar laptop. Sementara di rak referensi, beberapa pengunjung terlihat memilih buku yang sesuai kebutuhan mereka.
Salah satu pengunjung, Deswita mengaku sudah tiga kali datang ke perpustakaan selama Ramadhan ini.
Ia memilih perpustakaan sebagai tempat mengerjakan tugas karena suasananya dinilai lebih kondusif dibandingkan tempat lain.
"Di sini nyaman, tenang dan adem. Jadi enak mengerjakan tugas, apalagi selama Ramadhan ini kan," ujarnya saat ditemui Bangkapos.com, Senin (2/3/2026).
Dalam satu hari, jumlah pengunjung tercatat mencapai 50-100 orang. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan produktif selama Ramadhan.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Nurledi menyebut Ramadhan justru menghadirkan segmen pengunjung yang lebih fokus dan produktif.
"Situasinya lagi Ramadhan dan puasa, jadi mahasiswa dan masyarakat umum yang mengerjakan tugas terlihat lebih nyaman di perpustakaan. Kita punya fasilitas pendukung seperti WiFi, aliran listrik, ruangan yang adem, dan referensi buku yang bisa langsung dicari," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (2/3/2026).
Nurledi menyampaikan saat ini, koleksi buku yang tersedia mencapai lebih dari 57 ribu eksemplar, mencakup berbagai disiplin ilmu dan bacaan umum.
Di tengah maraknya pilihan tempat nongkrong dan pusat hiburan, perpustakaan hadir sebagai ruang alternatif yang lebih produktif. Ramadhan menjadi momentum bagi sebagian warga untuk mengubah waktu luang menjadi kesempatan meningkatkan literasi.
"Perpustakaan bukan sekadar tempat meminjam buku, melainkan ruang publik yang memberi ketenangan, akses informasi, dan suasana yang mendukung produktivitas," pungkasnya.
Dia berharap minat baca masyarakat terus meningkat, tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya.
Dengan fasilitas yang tersedia dan koleksi yang terus diperbarui, perpustakaan diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup literasi masyarakat Pangkalpinang.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)