LIVE Streaming Gerhana Bulan Total Selasa 3 Maret 2026 Palangka Raya Kalteng cek Banjarmasin Kalsel
Nia Kurniawan March 03, 2026 04:50 AM

TRIBUNKALTENG.COM - Momen Ramadan 1447 H, ada fenomena astronomi paling dinanti pada awal Maret 2026 yakni Gerhana Bulan Total. Pantau Palangka Raya Kalimantan Tengah dan Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Berikut cara nonton live streaming, Observatorium Bosscha menggelar pengamatan sekaligus siaran langsung (live stream) Gerhana Bulan Total dari kompleks observatorium di Lembang, Jawa Barat pada 3 Maret 2026.

Baca juga: Nafsu Donald Trump di Perang Amerika-Iran, Senjata Fantastis IRGC Komplit di Timur Tengah

Ya, siaran langsung gerhana bulan total ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Observatorium Bosscha.

Kegiatan pengamatan dan siaran langsung ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 18.45–20.30 WIB, bertepatan dengan fase totalitas gerhana yang dapat diamati dari Indonesia. 

Melalui siaran ini, publik tidak hanya dapat melihat proses gerhana melalui teleskop observatorium, tetapi juga memperoleh pemaparan dari astronom mengenai perubahan yang terjadi pada Bulan selama memasuki bayangan Bumi.

Sebagai lembaga astronomi tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1923 dan kini dikelola oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), Observatorium Bosscha memiliki peran penting dalam penelitian dan edukasi astronomi nasional.

Sementara itu, Gerhana Bulan Total adalah peristiwa ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. 

Pada puncaknya, Bulan kerap tampak berwarna kemerahan akibat proses pembiasan dan hamburan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.

Jadwal Live Stream Gerhana Bulan Total 2026

Mengutip dari Instagram @bosschaobservatory, pengamatan dan siaran langsung akan dilaksanakan pada:

Selasa, 3 Maret 2026

18.45–20.30 WIB
Disiarkan langsung dari Observatorium Bosscha, Lembang
Tautan siaran langsung:

YouTube: LINK

Alternatif link: LINK

Cara Menyaksikan Live Stream Bosscha

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan live stram Bosscha, berikut langkah menyaksikan siaran langsung:

Buka aplikasi atau situs YouTube

Ketik “Bosscha Observatory” pada kolom pencarian atau akses langsung melalui tautan LINK

Alternatifnya, buka link singkat LINK

 melalui peramban
Pastikan koneksi internet stabil dan masuk beberapa menit sebelum pukul 18.45 WIB agar tidak melewatkan awal siaran.
Rangkaian Fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
(Waktu lokal Lembang, Jawa Barat)

Gerhana Penumbra mulai: 15.44 WIB (belum dapat diamati jelas)
Gerhana Sebagian mulai: 16.50 WIB (belum optimal diamati)
Gerhana Total mulai: 18.04 WIB
Puncak Gerhana: 18.33 WIB
Gerhana Total berakhir: 19.02 WIB
Gerhana Sebagian berakhir: 20.17 WIB
Gerhana Penumbra berakhir: 21.23 WIB
Fase totalitas berlangsung kurang lebih satu jam, menjadi periode paling dinanti karena seluruh permukaan Bulan berada dalam umbra Bumi.

Penjelasan Gerhana Bulan Total Menurut BMKG

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana Bulan terjadi saat cahaya Matahari menuju Bulan terhalang oleh Bumi. 

Peristiwa ini hanya terjadi ketika fase purnama dan posisinya dapat dihitung jauh hari sebelumnya.

Saat gerhana total berlangsung, Bulan tampak merah karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami hamburan. 

Gelombang cahaya berwarna biru lebih banyak tersebar, sementara cahaya merah tetap diteruskan dan mencapai permukaan Bulan.

BMKG mencatat bahwa sepanjang 2026 terdapat empat peristiwa gerhana:

Gerhana Matahari Cincin – 17 Februari 2026 (tidak terlihat di Indonesia)
Gerhana Bulan Total – 3 Maret 2026 (terlihat di Indonesia)
Gerhana Matahari Total – 12 Agustus 2026 (tidak terlihat di Indonesia)
Gerhana Bulan Sebagian – 28 Agustus 2026 (tidak terlihat di Indonesia)
Durasi keseluruhan gerhana 3 Maret 2026 mencapai sekitar 5 jam 41 menit, dengan fase totalitas berlangsung hampir satu jam.

Wilayah yang Dapat Mengamati
Seluruh wilayah Indonesia berkesempatan menyaksikan Gerhana Bulan Total ini, meski waktu awal kemunculan fase terlihat dapat sedikit berbeda tergantung lokasi geografis.

Secara global, fenomena ini juga dapat diamati dari Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Tengah, Australia, dan sebagian wilayah Amerika bagian timur.

Gerhana ini termasuk dalam siklus Saros 133, melanjutkan rangkaian peristiwa yang terjadi secara periodik setiap sekitar 18 tahun.

Masyarakat Indonesia dapat melihat fenomena langit Gerhana Bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14 Ramadhan 1447 H.

Dalam konfigurasi ini, jelasnya, cahaya Matahari yang terblokir Bumi membentuk dua bayangan, yaitu umbra (bayangan inti) dan penumbra (bayangan tambahan). Karenanya, pada puncak gerhana, ketampakan Bulan seakan–akan sangat meredup di langit.

Secara umum, fase-fase gerhana bulan total sebagai berikut. 

Awal fase gerhana sebagian  = 16:50:01 WIB  

Awal fase gerhana total = 18:04:28 WIB  

Puncak gerhana = 18:33:37 WIB  

Akhir fase gerhana total = 19:02:24 WIB  

Akhir fase gerhana sebagian = 20:17:13 WIB    

Berdasarkan data di atas, gerhana terjadi dalam waktu 3 jam 27 menit. 

Totalitas tampak gerhana berkisar 16 menit di wilayah paling barat hingga 58 menit di wilayah paling timur. 

Hanya wilayah Kepulauan Maluku dan Papua yang dapat menyaksikan keseluruhan fase gerhana. 

Hal ini mengingat bulan sudah terbit saat gerhana berlangsung.
Perbedaan zona waktu di sebuah tempat juga menjadi salah satu penentu fase gerhana bulan dapat terlihat sejak awal hingga akhir.    

Durasi tampak gerhana tersingkat akan terjadi di provinsi Aceh (1 jam 31 menit). Selain durasi  tampak gerhana, dikenal pula besaran totalitas tampak gerhana sebagai rentang waktu kasatmata kesan menghilangnya Bulan dalam Gerhana Bulan Total.

Sebagian besar daerah di Indonesia akan mengalami totalitas tampak maksimum (58 menit). Kecuali daerah – daerah di P. Sumatra, Pulau Jawa bagian barat dan pulau-pulau lain disekelilingnya. 

Secara fiqih, shalat Gerhana Bulan hanya bisa digelar apabila gerhana tersebut merupakan gerhana yang kasat mata sehingga terlihat dengan jelas proses berubah menjadi gelapnya bagian Bulan.

Rincian waktu shalat gerhana berdasarkan zona waktu di Indonesia. 

Waktu Indonesia bagian barat (WIB) pada Maghrib – 20:17 WIB  

Waktu Indonesia bagian tengah (WITA) pada Maghrib – 21:17 WITA  

Waktu Indonesia bagian timur (WIT) pada 18:50 – 22:17 WIT.

(Tribunkalteng.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.