Puluhan Rumah Terendam Banjir di Bondowoso, Warga Nyaris Tersengat Listrik
Samsul Arifin March 03, 2026 06:29 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangestu

​TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bondowoso pada Senin (2/3/2026) malam mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir.

​Berdasarkan data dari BPBD Bondowoso, total ada 30 rumah yang terendam banjir di Kecamatan Wonosari. 

Secara terperinci, sebanyak 25 rumah berada di Desa Wonosari dan 5 rumah di Desa Kapuran.

​Menurut Bunda Yati, warga Desa Wonosari, hujan deras mulai turun sekitar pukul 17.30 WIB. 

Baca juga: Pembangunan Ratusan KDMP di Bondowoso Tak Kantongi Izin PBG, Kabid Dinas Perkim: Tidak Boleh

Air Masuk Saat Berbuka Puasa

Saat waktu berbuka puasa tiba, air sudah mulai menggenangi area dapurnya. Perlahan, air masuk ke seluruh ruangan di rumahnya.

​"Ini yang ketiga kalinya, dan sekarang yang paling parah. Sebelumnya tidak parah, cuma menggenang biasa dan tidak masuk ke dalam rumah," ujarnya.

​Ia menerangkan bahwa genangan banjir mencapai paha orang dewasa. 

Baca juga: Narasi Video Sebut Jembatan Koncer Ambruk, Pemkab Bondowoso Pastikan Hoaks

Bahkan, seluruh barang elektronik seperti kulkas dan mesin cuci, serta perabotan rumah tangganya sampai mengambang.

​Saat berusaha menyelamatkan berkilo-kilo tembakau dagangannya, suami Yati nyaris tersengat listrik. Beruntung, ia segera mematikan sakelar utama.

​"Mungkin karena kulkasnya masih tersambung listrik," jelasnya.

Diduga Karena Saluran Tak Memadai

​Dia menjelaskan, banjir ini diduga terjadi karena hujan deras yang tidak dibarengi dengan saluran pembuangan yang memadai. 

Gorong-gorong (tempolong) aliran air terlalu kecil dan terdapat bangunan di atas sungai. Akibatnya, saat hujan deras, debit air tidak tertampung sehingga meluap ke pemukiman warga.

​Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama jajaran meninjau langsung rumah warga yang terdampak.

Baca juga: Gandeng Komisi VIII DPR RI, BPBD Bondowoso Edukasi Mitigasi Bencana untuk Warga Binakal

Ia juga melihat langsung tim gabungan yang terdiri dari BPBD, PMI, TNI-Polri, serta Pemerintah Desa dan Kecamatan yang melakukan penyedotan air dari rumah warga. Serta melihat juga saluran yang diduga menjadi penyebab air meluap.

​Menurut Bupati Abdul Hamid Wahid, pihaknya akan segera melakukan normalisasi saluran air yang tersumbat. Bahkan, direncanakan ada satu titik bangunan yang akan dibongkar.

Langkah ini diambil mengingat informasi bahwa telah terjadi tiga kali banjir dalam beberapa pekan terakhir.

​"Insyaallah besok bantuan dari BPBD akan segera disalurkan," ujarnya.

​Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, seperti rutin membersihkan saluran air secara gotong royong.

​"Jika kendalanya bersifat teknis dan tidak mampu ditangani sendiri, silakan berkoordinasi dengan dinas terkait," pungkasnya.

Dampak Lain di Wilayah Bondowoso

​Selain banjir di Wonosari, terdapat kejadian lain yakni lima rumah di bantaran sungai mengalami keretakan akibat derasnya arus di Kelurahan Blindungan, Kecamatan Bondowoso.

​Kemudian, satu rumah terdampak hujan deras dan angin kencang di Kelurahan Badean, serta satu rumah di Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, dilaporkan tersambar petir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.