SURYA.CO.ID - Warga Surabaya diimbau kembali waspada dengan potensi hujan yang diprediksi terjadi, Selasa (3/3/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan hujan turun pada siang hari.
Berdasarkan informasi dari laman BMKG Juanda, stamet-juanda.bmkg.go.id yang diakses SURYA.CO.ID, Rabu (3/3/2026) sekira pukul 06.00 WIB, angin berhembus cukup kencang saat turun hujan.
Kecepatan angin rata-rata 17,3 hingga 24,2 kilometer (km) per jam.
Untuk itu, warga Surabaya harus waspada dan mengindari berteduh di bawah pohon maupun papan reklame.
Sementara kondisi pagi ini terpantau berawan. Kondisi lalu lintas di sekitar Merr-Stikom ramai lancar.
Begitu pula dengan sekitar Jalan Kapasan dan Jalan Raya Kenjeran.
Baca juga: Kemacetan Lalu Lintas Surabaya, Dampak Hujan Angin Memperparah Kepadatan Pulang Kerja
Pada Senin (2/3/2026), Kota Surabaya dilanda cuaca ekstrem.
Hujan disertai angin yang terjadi sekira pukul 14.00 WIB itu mengakibatkan 55 pohon tumbang.
Berdasarkan informasi dari Instagram @call112surabaya, berikut sejumlah wilayah yang mengalami pohon tumbang.
Selain pohon tumbang, hujan angin yang terjadi kemarin mengakibatkan pekerja pembersih kaca gedung apartemen di kawasan Jalan Pakuwon Indah Surabaya, terjebak di ketinggian dalam kondisi menggelantung.
Berdasarkan pantauan SURYA.CO.ID, seorang pekerja tampak terhuyung ke berbagai arah dalam keadaan tergelantung di ketinggian gedung apartemen.
Beberapa kali tubuhnya terlihat terbentur dinding gedung apartemen dan juga gondola mesin lift yang berada di dekatnya, pada ketinggian 25 lantai.
Informasinya, terdapat dua orang pekerja pembersih kaca yang terjebak dalam situasi tersebut. Bahkan, petugas kedaruratan sedang melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjebak.
Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya M Rohim mengatakan, satu orang pekerja yang bergelantungan dikabarkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Sedangkan satu orang yang saat itu berada di dalam gondola dikabarkan terluka dan sedang dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Satu orang dikabarkan meninggal dunia, yang tadi bergelantungan. Satu orang lain terluka dibawa ke RS terdekat," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id di lokasi.
Sekira pukul 16.00 WIB, kondisi gondola sudah diturunkan dan berada di dasar permukaan tanah. Lokasinya berada di sisi utara gedung apartemen.
Sementara jenazah korban masih berada di lokasi. Proses evakuasi menunggu Tim Inafis Polrestabes Surabaya tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi jenazah korban.
(SURYA.CO.ID Luhur Pambudi)
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung