BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyanyi dangdut Rhoma Irama ikut mengomentari perang antara Amerika Serikat-Israel vs Iran.
Perang yang menyita perhatian dunia ini, bagi Rhoma, seharusnya menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan penuh ujian.
Rhoma bicara soal konflik yang terus berkembang di Timur Tengah dengan sudut pandang religius dan filosofis.
Lantas, dia mengutip ayat Al-Qur’an untuk menggambarkan bahwa kehidupan dunia tidak lebih dari permainan.
“Iran itu sama Amerika sama Israel, kalau Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: I'lamu annamal hayatuddunya la'ibun walahwun wa zinatun wa tafakhurun bainakum," ucap Rhoma Irama di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Ia kemudian menjelaskan makna ayat tersebut dengan bahasa sederhana yang memiliki arti bahwa kehidupan di dunia hanya sementara dan penuh hal semu.
Baca juga: Larang Jenazah SM Dimakamkan, Warga Sorot Utang Rp200 Juta, Minta Keluarga dan Ahli Waris Melunasi
“Dunia ini permainan dan senda gurau, ya kan? Mata'ul ghurur, dunia ini kehidupan yang semu," bebernya.
"Sebenarnya kehidupan itu di akhirat, sebenarnya kebahagiaan itu di akhirat. Sebenarnya kemenangan itu di akhirat,” lanjut Rhoma Irama.
Bagi Rhoma, konflik antarnegara yang terjadi saat ini hanyalah bagian dari dinamika kehidupan dunia yang bersifat sementara.
“Kalau di sini cuma la'ibun walahwun, main-main aja. Kayak gitu. Menurut Tuhan, Allah Subhanahu wa ta'ala, dunia ini permainan dan senda gurau,” bebernya.
Rhoma juga menanggapi dampak konflik yang mulai terasa hingga berbagai negara, termasuk Indonesia, terutama pada sektor perjalanan internasional dan ibadah umroh.
Ia menilai setiap musibah yang terjadi di dunia sudah menjadi bagian dari ketetapan Tuhan.
“Iya, iya, yang namanya musibah itu kan sudah terjadi, artinya ini ada Allah berfirman Ma ashabu min musibatin fil ardhi wa la fi anfusikum illa fi kitabin min qabli an nabra'aha,” ujarnya.
“Sesungguhnya bencana yang terjadi di muka bumi dan yang terjadi pada diri kamu semuanya, itu sudah termaktub sebelum itu terjadi. Artinya apa? Allah tuh Maha Tahu apa yang akan terjadi,” jelas Rhoma Irama.
Pelantun “Begadang” itu menegaskan bahwa setiap manusia, apa pun posisi dan perannya, pasti akan menghadapi ujian hidup.
“Di mana pun kamu berada, apa pun kapasitasmu, pasti itu ujian-ujian. Karena life is a game, pemenangnya akan happy dunia akhirat, pecundangnya akan menderita dunia akhirat,” ujarnya..
Sekadar informasi, serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir Februari hingga awal Maret 2026 berdampak besar pada mobilitas internasional, termasuk perjalanan ibadah umroh.
Puluhan ribu jemaah Indonesia dilaporkan sempat tertahan di Arab Saudi akibat terganggunya jadwal penerbangan.
Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah membuat bandara transit utama seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha mengalami gangguan operasional.
Beberapa penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah juga mengalami penundaan dan pembatalan.
Meski demikian, otoritas setempat memastikan Mekkah dan Madinah tetap aman untuk aktivitas ibadah karena lokasinya jauh dari pusat konflik.
Serangan dilakukan AS dan Israel ke Iran menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Aksi operasi militer dilancarkan AS dan Israel menyerang iran, Sabtu (28/2/2026) pukul 09.45 waktu setempat.
Tak pelak tewasnya Ali Khamenei memicu amarah pendukung Iran.
Tragisnya Ali Khamenei tewas setelah kompleks kediamannya diserang AS dan Israel.
Stasiun televisi Iran mengonfirmasi kematian Ali Khamenei pada Minggu (1/3/2026) pagi, beberapa jam, setelah As dan Israel mengklaim kematiannya.
Atas tewasnya Khamenei tersebut, terjadi ledakan protes di Kantor Kedutaan AS di Baghdad, Irak.
Diwartakan Aljazeera, massa pengunjuk rasa sempat terlibat ketegangan dengan aparat keamanan Irak saat aksi demo pecah.
Dari video yang beredar, massa berupaya untuk mendekati dan menyerbu kompleks Kedubes AS.
Aksi tersebut dipicu kemarahan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Khamenei.
Nampak dalam video yang tersebar di X, para demonstran mengibnarkan bendera dan meneriakkan slogan sambil berkabug atas kematian Khamenei.
Video lain yang turut diverifikasi memperlihatkan sebagian massa mencoba menghambat arus lalu lintas di sebuah bundaran yang berada di dekat akses masuk menuju Zona Hijau.
Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi militer Epic Fury dari AS dan Israel.
Donald Trump, Presiden AS dalam Truth Social melaporkan kematian Khamenei.
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya," tulis Trump.
Kematian pemimpin tertinggi Iran ini, ujar Trump, menjadi kesempatan bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara dari kekuasaan Khamenei.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)