TRIBUNNEWS.COM - Sebuah "Mission Impossiblle" mengiringi langkah Barcelona saat menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Copa Del Rey musim 2025/2026, dinihari nanti.
Barcelona yang kebetulan akan berstatus tuan rumah diketahui sedang tertinggal defisit empat gol dari Atletico Madrid.
Ya, laga melawan Atletico Madrid di Stadion Camp Nou pada Rabu (4/3/2026) jam 03.00 WIB dinihari nanti, akan menjadi ujian besar Barcelona melawan sebuah kemustahilan.
Tertinggal empat gol pada pertemuan pertama jelas membuat Barcelona harus tampil sempurna untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
Baca juga: Kado Istimewa Laga ke-100 di Barcelona, Rekor Fenomenal Hansi Flick dalam Sejarah El Barca
Jika ingin menyingkirkan Atletico Madrid dari babak semifinal, sekaligus mengamankan tiket final Copa Del Rey.
Barcelona setidaknya harus bisa mengalahkan Atletico dengan margin lima gol di depan pendukungnya sendiri.
Mencetak lima gol ke gawang Atletico dalam waktu 90 menit jelas bukan perkara mudah bagi Barcelona.
Meskipun tidak mudah, Hansi Flick selaku pelatih Barcelona tetap percaya bahwa mujizat itu ada.
Maka dari itu, pelatih asal Jerman itu ingin timnya tampil habis-habisan agar tujuan Barcelona bisa terwujud.
"Kami tertinggal empat gol dan kami harus mewujudkan sebuah hal yang mustahil, itulah tujuannya," kata Hansi Flick dalam sesi konferensi pers, dilansir laman Barcelona.
"Ini tidak mudah, namun kami tidak akan menyerah," tukasnya menambahkan.
Hansi Flick pun menyampaikan ada beberapa hal yang patut diperhatikan pemain Barcelona, agar misi ini berhasil.
Selain harus bisa mengejar defisit dengan cara mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang Atletico.
Eks pelatih Bayern Munchen tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga gawang Barcelona agar tidak kebobolan.
"Ini tidak akan mudah, namun kami tidak menyerah, penting juga untuk menjaga gawang tetap bersih," tegas Flick.
"Kami harus percaya pada kekuatan kami dan kami pasti bisa mewujudkannya,"
"Anda tentu harus selalu percaya, misal kami perlu mencetak dua gol di setiap babak, jadi kita harus cerdas," tambahnya.
Berbekal status tuan rumah, Flick juga meminta kepada para penggemar Barcelona untuk mendukung penuh tim kesayangannya melewati situasi sulit ini.
"Saya yakin para penggemar kami akan memberikan dukungan, penting rasanya agar setiap orang bersorak," harapnya.
"Kita harus membangun hubungan yang sempurna antara tim dan para pendukung,"
"Ketika orang-orang datang ke stadion dan mendukung kami, jelas itulah hal yang saya sukai," tutup Flick.
Sikap pantang menyerah yang dikobarkan Hansi Flick jelas terasa wajar, mengingat mentalnya yang elit dan sikapnya yang keras dalam menangani sebuah tim.
Apalagi Barcelona menyandang predikat sebagai juara bertahan di Copa Del Rey musim ini.
Sebagai juara bertahan, Hansi Flick tentu tidak ingin Barcelona babak belur sebelum perang dimulai.
Disisi lain, motivasi yang dimiliki Hansi Flick agar Barcelona bisa membalikkan keadaan, tak terlepas juga dari peluang mereka meraih treble winners musim ini.
Diketahui, selain masih berkompetisi di Copa Del Rey, Barcelona juga punya peluang juara di Liga Spanyol dan Liga Champions.
Di Liga Spanyol, Barcelona yang mengoleksi 64 poin dari 26 laga, kini masih unggul 4 angka dari Real Madrid selaku pesaing terdekatnya.
Lalu di Liga Champions, Barcelona juga sudah lolos ke babak 16 besar, dan dipertemukan dengan Newcastle.
Berkaca dari situasi tersebut, Barcelona pasti ingin menjaga nafasnya di Copa Del Rey, agar bisa menjaga asa meraih treble winners ketiga dalam sejarah.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)