Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, sejumlah negara dinilai aman untuk bertahan jika konflik global meluas. Faktor isolasi geografis dan netralitas menjadi pertimbangan utama.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah ketegangan tersebut sejumlah negara di kawasan Timur Tengah turut menjadi sasaran amukan nuklir.
Dalam konteks meningkatnya ketidakpastian tersebut, sejumlah media internasional mulai membahas skenario terburuk apabila konflik regional berkembang menjadi krisis global. Situasi ini memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas, termasuk kemungkinan pecahnya Perang Dunia III.
Melansir Selasa (3/3/2026), sejumlah negara yang menjadi tempat teraman apabila Perang Dunia III pecah, dan Indonesia menjadi salah satunya.
Laporan tersebut menyoroti sejumlah faktor seperti lokasi geografis yang terpencil, kebijakan luar negeri yang cenderung netral, hingga kemampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi secara mandiri.
Daftar Negara yang Jadi Tempat Teraman Jika PD III Terjadi
1. Fiji
Fiji merupakan negara kepulauan yang berada sekitar 4.345 kilometer dari Australia. Kawasan ini memiliki hamparan laut yang luas, sehingga memiliki persediaan ikan dan mineral yang berlimpah. Kondisi ini menjadikan Fiji sebagai salah satu tempat ideal untuk berlindung dari PD III.
2. New Zealand
New Zealand disebut aman dari PD III karena letak geografisnya yang jauh dari pusat konflik dunia. Negara ini dikelilingi oleh pegunungan yang menjadi salah satu bentuk pertahanan alami dari potensi invasi.
3. Tuvalu
Tuvalu terletak di antara Hawaii dan Australia, negara ini cukup terisolasi dan tidak banyak menarik perhatian dunia sehingga bisa menjadi tempat bersembunyi yang aman apabila PD III terjadi.
4. Chile
Chile memiliki garis pantai yang panjang, membentang hingga 6.435 kilometer (setara dengan jarak Moskow dan Madrid). Chile merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan tanaman, sehingga mampu menyediakan pasokan makanan secara mandiri.
5. Swiss
Swiss terkenal dengan prinsipnya sebagai negara yang netral, bahkan sejak meletusnya PD II. Kondisi itu membuat Swiss menjadi salah satu negara yang jarang terlibat konflik serius dengan negara global.
Swiss memiliki kondisi geografis yang mendukung dengan hamparan alam dan pegunungan yang menjadi pertahanan dari serangan musuh.
6. Afrika Selatan
Afrika Selatan dikenal sebagai negara yang memiliki sumber makanan melimpah, tanah yang subur, dan akses yang mudah ke air tawar. Afrika Selatan mempunyai infrastruktur modern yang baik dan cenderung tidak terlibat dalam konflik global yang sedang terjadi.
7. Antartika
Negara ini diatur melalui sistem perjanjian internasional sebagai wilayah yang hanya boleh digunakan untuk tujuan damai dan penelitian ilmiah.
Letaknya yang sangat jauh dan terpencil, membuat negara ini menjadi salah satu negara yang mustahil terlibat dalam ketegangan konflik global.
8. Greenland
Wilayah Greenland berada jauh dari pusat aktivitas militer global, kondisi geografisnya yang didominasi oleh es dan lingkungan alam juga membuat negara ini menjadi salah satu lokasi yang sulit dijangkau untuk situasi konflik.
Namun, ketegangan yang ditimbulkan AS belakangan terkait usaha menguasai Greenland membuat negara ini bisa saja terancam jadi sasaran ketegangan global.
9. Islandia
Islandia juga menjadi salah satu negara paling aman jika PD III meletus, hal ini karena negara ini memiliki letak geografis yang cukup jauh di sebelah utara bumi.
Negara ini kerap digambarkan sebagai negara yang aman dan damai. Hingga saat ini, Islandia belum pernah terlibat dalam perang atau invasi skala penuh yang membuat negara ini jadi pilihan yang aman untuk ditinggali saat PD III terjadi.
10. Bhutan
Bhutan menjadi negara yang menyatakan berada di pihak netral, sejak bergabung dengan Perserikatan Bangsa-bangsa pada 21 September 1971, Bhutan tidak pernah terlibat dalam konflik global.
Negara ini juga dikelilingi lanskap pegunungan sebagai pertahanan alami dari serangan musuh.
11. Argentina
Argentina memiliki kekuatan di sektor pertanian dan ketersediaan lahan yang luas, sehingga dinilai memiliki peluang baik untuk memenuhi kebutuhan domestik jika rantai pasok global terganggu. Selain itu, negara ini berada jauh dari kawasan konflik.
12. Indonesia
Indonesia tetap dianggap sebagai salah satu negara paling aman jika terjadi konflik global. Meskipun kini aktif di Board of Peace dan berperan dalam diplomasi internasional, posisi geografisnya yang jauh dari jalur konflik utama membuat Indonesia relatif aman dari dampak langsung ketegangan global.
Selain itu, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi. Stabilitas politik dan sosial yang relatif terjaga juga menambah alasan mengapa negara ini masuk dalam daftar negara paling aman di dunia.







