Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, mengevakuasi seorang petugas pengontrol rel berinisial AS (22) yang tewas tertemper KA Kalimas Cargo relasi Surabaya-Jakarta, di KM 73+3 jalur Hilir Stasiun Ujung Negoro – Stasiun Batang, Selasa (3/3).
Kepala Polres Batang AKBP Veronika di Batang, Selasa, mengatakan bahwa diduga korban saat sedang memperbaiki baut rel yang lepas di jalur satu, tidak mengetahui ada KA Kalimas Cargo yang melintas di jalur yang sama.
"Korban saat itu menghadap ke barat di jalur satu dan melihat ada kereta api yang melintas di jalur dua. Akan tetapi, dalam Waktu bersamaan juga muncul KA Kalimas Cargo dari arah timur menuju ke barat," katanya.
Ia yang didampingi Kepala Sub Sektor Kepolisian Sektor Tulis Ipda Sri Widadi mengatakan saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah Kalisari Batang untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Kami mengimbau masyarakat dan petugas lapangan agar selalu waspada saat beraktivitas di sekitar rel kereta api untuk mencegah kejadian serupa," katanya.
Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi saat petugas pengontrol rel tersebut korban di KM 73+3 Jalur Hilir Stasiun Ujung Negoro – Stasiun Batang pada pukul 08.30 WIB.
"Kami menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Saat ini korban yang bersangkutan telah dievakuasi oleh unit pengamanan dan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian setempat," katanya.
Ia mengatakan Daop 4 Semarang memastikan seluruh prosedur keselamatan kerja telah diterapkan.
"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan aspek keselamatan kerja bagi seluruh pegawai, khususnya yang bertugas di lapangan, melalui penguatan prosedur operasional, peningkatan pengawasan, serta briefing keselamatan secara berkala," katanya.







