NOVA.id –Memasak nasi hampir jadi rutinitas harian di banyak rumah tangga.
Namun tanpa disadari, kebiasaan kecil saat menanak nasi bisa ikut memengaruhi konsumsi listrik, terutama jika menggunakan rice cooker setiap hari.
Salah satu cara sederhana yang jarang diperhatikan adalah merendam beras sebelum dimasak.
Meski terdengar sepele, langkah ini bisa membantu menghemat listrik jika dilakukan dengan benar.
Manfaat Merendam Beras Sebelum Memasak Nasi
Sebelum menjadi nasi, beras perlu menyerap air dan dipanaskan hingga matang.
Ketika beras langsung dimasak tanpa direndam, rice cooker membutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskan air sekaligus melunakkan butiran beras.
Dengan merendam beras selama 15-30 menit sebelum dimasak, butiran beras dapat menyerap sebagian air lebih dahulu.
Artinya, proses pemanasan menjadi lebih cepat dan waktu kerja rice cooker jadi lebih singkat, sehingga konsumsi listrik akan sedikit berkurang.
Semakin singkat durasi memasak, semakin kecil pula energi listrik yang terpakai.
Cara Hemat Listrik Saat Masak Nasi
Yang perlu dipahami, konsumsi listrik rice cooker tidak hanya terjadi saat memasak, tetapi juga ketika mode "keep warm" menyala berjam-jam.
Bahkan dalam banyak kasus, fitur penghangat inilah yang lebih banyak menyumbang pemborosan listrik dibanding proses memasaknya sendiri.
Karena itu, merendam beras sebaiknya dibarengi dengan kebiasaan hemat energi lainnya.
Agar lebih optimal, berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk menghemat listrik saat masak nasi:
1. Rendam beras 15-30 menit sebelum dimasak.
2. Masak dalam porsi cukup, hindari memasak berulang kali dalam sehari.
3. Jangan sering membuka tutup rice cooker saat proses memasak.
4. Matikan mode "keep warm" jika nasi tidak segera dikonsumsi.
5. Panaskan ulang nasi secukupnya dan hindari memanaskan berulang kali.
Kombinasi kebiasaan ini lebih efektif dibanding hanya mengandalkan satu trik saja.
Jika dilakukan secara konsisten dan disertai kebiasaan hemat energi lainnya, tagihan listrik pun bisa lebih terkendali.