Wakil Bupati Sabri Kunjungi Belayan Ari, Serap Aspirasi Warga soal Kesehatan hingga Infrastruktur
Junisah March 03, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tana Tidung terus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kunjungan kerja ke desa-desa.

Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka silaturahmi sekaligus berdiskusi bersama masyarakat Desa Belayan Ari, Kecamatan Muruk Rian, Senin (2/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Tana Tidung turut didampingi Camat Muruk Rian, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Tana Tidung, serta perwakilan dari Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BPD, dewan guru dan pengurus PAUD, ketua RT, pengurus Posyandu, tokoh adat serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Hari Peduli Sampah, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri Tinjau Kebersihan Pasar Imbayud Taka

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

Dalam sesi dengar pendapat, sejumlah usulan mengemuka, terutama terkait peningkatan layanan kesehatan, kualitas pendidikan, hingga kebutuhan infrastruktur dasar di desa.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin terbuka, sehingga pembangunan di Desa Belayan Ari dapat berjalan sesuai kebutuhan dan harapan warga. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penyampaian berbagai capaian program strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah. 

Wakil Bupati KTT Sabri 02 03032026.jpg
SERAP ASPIRASI MASYARAKAT - Wabup Sabri saat berada di Desa Nelayan Ari, Kecamatan Muruk Rian, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Senin (2/3/2026). Ia berkunjung untuk silaturahmi sekaligus serap aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sabri menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program-program yang kita jalankan tentu berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Prinsipnya, bagaimana kebijakan itu benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Sabri menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami hadir untuk mendengar. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tentu akan kami koordinasikan dengan dinas teknis agar bisa ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.