Generasi Digital Harus Berkarakter, Pesan Kapolres Jombang di Hadapan 500 Pelajar
Samsul Arifin March 04, 2026 07:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Puji Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kapolres Jombang Ardi Kurniawan, tampil sebagai narasumber utama dalam kegiatan penguatan karakter yang digelar di Aula SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Peterongan pada Selasa (3/3/2026).

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, Cholil Dahlan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Eko Redjo Sunaryanto, jajaran pejabat utama Polres Jombang, serta Kapolsek Peterongan AKP Budi Sholikin.

Dalam pemaparannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi visi Indonesia Emas 2045. 

Ia menyebut, keberhasilan cita-cita besar tersebut tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia yang saat ini masih duduk di bangku sekolah.

"Penentu masa depan Indonesia adalah kalian. Jika disiplin, berakhlak baik, dan berprestasi, maka target Indonesia Emas bukan sekadar wacana," ucapnya di hadapan para siswa dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com. 

Baca juga: Drum Bekas Disulap Perajin Jidor di Jombang, Raup Puluhan Juta Saat Ramadan

Visi Indonesia Emas 2045

Ia menjelaskan, pemerintah telah memetakan arah pembangunan menuju 2045 melalui penguatan infrastruktur, pendidikan, ekonomi, serta daya saing global. Namun, fondasi utama tetap pada karakter dan integritas generasi muda.

Kapolres juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelajar masa kini sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi digital. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka peluang besar untuk belajar dan berinovasi. 

"Namun di sisi lain, penyalahgunaan teknologi dapat memicu persoalan serius seperti judi daring, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas," katanya melanjutkan.

Untuk menanamkan kesadaran perubahan diri, ia mengutip pepatah tentang pentingnya memulai dari hal kecil. 

"Kebiasaan sederhana seperti disiplin, bertanggung jawab, dan selektif dalam memilih pergaulan merupakan langkah awal membangun masa depan," ujarnya. 

Singgung Kenakalan Remaja

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkap sejumlah kenakalan remaja yang masih ditemui di wilayah Jombang, seperti geng motor, konvoi tanpa tujuan jelas, serta balap liar. 

"Perilaku tersebut dinilai berisiko tinggi dan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain," ungkapnya. 

Sebagai langkah preventif, Polres Jombang telah menyediakan wadah resmi bagi pecinta otomotif berupa fasilitas drag race.

Baca juga: Ngerinya Momen Kecelakaan Motor dan Truk Tronton Tabrakan di Jombang, Seorang Pemotor Tewas

Bahkan, latihan bersama drag direncanakan digelar setelah Hari Raya Idulfitri sebagai sarana penyaluran bakat secara aman dan terarah.

Dialog interaktif turut mewarnai kegiatan tersebut. Salah satu siswa menanyakan cara melaporkan balap liar tanpa takut identitasnya terungkap. 

Lapor Pak Kapolres

Menanggapi hal itu, Kapolres menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan “WA Lapor Pak Kapolres” maupun call center 110. 

"Saya memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat dan identitas pelapor dijaga kerahasiaannya," bebernya. 

Sementara itu, Cholil Dahlan menambahkan bahwa karakter tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan. 

"Dalam tradisi pesantren, menurutnya, perilaku sehari-hari lebih utama daripada sekadar ucapan," jelasnya.

Ia menegaskan, nilai-nilai pembentukan karakter bersumber dari ajaran Al-Qur’an. Konsistensi dalam menempuh jalan kebaikan, kata dia, akan berbuah rahmat dan ridho dari Allah SWT.

"Melalui kegiatan ini, para pelajar kami harapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral sebagai bekal menyongsong masa depan bangsa," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.