Fairuz A Rafiq Buka Suara soal OTT Fadia Arafiq, Minta Keluarga Diberi Ruang
Tim TribunTrends March 04, 2026 12:07 PM

TRIBUNTRENDS.COM -- Artis Fairuz A Rafiq meminta agar privasi keluarganya dihormati setelah sang kakak, Fadia Arafiq, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Fairuz berharap media tidak mengaitkan dirinya maupun keluarga secara langsung dengan perkara tersebut, sebab ia mengaku belum memahami secara utuh kasus yang menjerat kakaknya.

"Biarkanlah keluarga saya fokus. Jangan dikait-kaitkan, yang saya aja tuh enggak paham dan enggak ngerti," pintanya saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).

Meski begitu, Fairuz tetap menyampaikan apresiasi kepada awak media yang selama ini memberikan dukungan dan doa.

OTT KPK – Artis Fairuz A Rafiq saat ditemui di Depok, Jawa Barat, menyampaikan permintaan agar privasi keluarganya dihormati usai kakaknya, Fadia Arafiq, terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. (Tribunnews Bogor/Instagram)

"Terima kasih buat teman-teman media yang sudah selalu mendukung kami, selalu mendoakan. Insyaallah ini adalah cara Allah menyayangi kami juga," ujarnya.

Di tengah persoalan yang dihadapi keluarga besarnya, Fairuz mengaku bersyukur memiliki suami dan anak-anak yang taat beragama. Menurutnya, iman menjadi pegangan utama dalam menghadapi ujian hidup.

"Aku bangga banget, karena tidak bisa dibeli dengan apapun adalah di saat kita mempunyai suami yang soleh dan anak-anak yang menjalani kehidupan agamanya dengan baik," tutupnya.

Baca juga: Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Diduga Sekongkol dengan Pihak Swasta untuk Pengadaan Outsourcing

Sebagai informasi, Fadia Arafiq ditangkap tim penindakan KPK pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026, di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Selain Fadia, KPK turut mengamankan ajudan dan orang kepercayaannya. Total sekitar 11 orang dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan tersebut diduga terkait tindak pidana korupsi berupa suap pengadaan barang dan jasa, khususnya proyek outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sejumlah ruangan di kantor Pemkab Pekalongan, termasuk ruang kerja bupati, telah disegel untuk kepentingan penyidikan.

Fadia Arafiq bersama 11 orang lainnya kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK guna menjalani pemeriksaan lanjutan. (Tribun Trends/Tribunnews Bogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.