Libur Lebaran Diprediksi Membludak, Transjakarta Siapkan Armada Tambahan ke Tempat Wisata
Rr Dewi Kartika H March 04, 2026 12:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Transjakarta menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung ke sejumlah tempat wisata saat libur Lebaran.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, kepadatan biasanya terjadi pada hari kedua dan ketiga setelah Idulfitri.

“Yang selalu cukup ramai itu biasanya di hari kedua, hari ketiga Lebaran itu adalah Ragunan. Karena cukup terjangkau dan kapasitasnya cukup besar,” ucapnya, Rabu (4/3/2026).

Armada Dialihkan ke Titik Rawan Padat

Menurutnya, meski secara total permintaan penumpang saat Lebaran cenderung menurun, lonjakan justru terjadi di rute menuju lokasi wisata.

“Penambahannya tentu sangat situasional. Karena sebenarnya jumlah armada kita pada saat Lebaran itu relatif demand-nya secara total semua rute itu relatif rendah. Jadi kita bisa alokasikan untuk rute-rute yang membutuhkan di tempat-tempat wisata,” ujarnya.

Adapun lokasi yang diprediksi ramai antara lain Ragunan, Ancol, Taman Mini, hingga Pantai Indah Kapuk (PIK).

“Selama libur Lebaran biasanya yang kita antisipasi adalah perjalanan yang cukup banyak menuju tempat-tempat wisata. Jadi ke Ancol, kemudian juga ke Taman Mini, Ragunan, mungkin juga PIK, karena sudah ada rute PIK,” katanya.

Siapkan Rute Direct ke Ragunan

Tak hanya menambah armada, Transjakarta juga mempelajari kemungkinan mengoperasikan rute langsung menuju Ragunan agar penumpang tak perlu transit.

“Kita lagi mempelajari juga mungkin ada beberapa alternatif rute-rute direct yang nanti langsung ke Ragunan. Nanti kita akan reaktivasi, kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pengoperasian rute dari Koridor 13.

“Misalnya dari koridor 13 nanti yang bisa langsung dari Ciledug bisa langsung ke Ragunan, nanti kita akan siapkan itu,” ucap Welfizon.

Jam Operasional Disesuaikan

Selain memperkuat rute wisata, Transjakarta juga menyesuaikan jam operasional pada hari H Lebaran.

“Biasanya pada saat hari H Lebaran, itu kita menyesuaikan jam operasional. Untuk memberikan kesempatan kepada semua karyawan, terutama teman-teman pramudi, juga untuk bisa menjalankan sholat Idulfitri,” katanya.

Ia memperkirakan operasional pada hari pertama Lebaran dimulai sekitar pukul 09.00 atau 10.00 pagi.

Dengan strategi ini, Transjakarta berharap mobilitas warga yang ingin bersilaturahmi sekaligus berwisata saat libur Lebaran tetap terlayani dengan baik tanpa terjadi penumpukan penumpang di halte maupun bus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.