Cerita Anto, Penjual Sirup DHT di Bone, 3 Tahun Bertahan Andalkan Ramadan
Sukmawati Ibrahim March 04, 2026 06:21 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Ramadhan menjadi momentum berkah bagi pedagang musiman di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Salah satunya Antosyambani Adam, penjual sirup DHT yang kembali berjualan selama bulan suci.

Anto, sapaan akrabnya, mengaku tahun ini menjadi kali ketiga dirinya menjual sirup DHT saat Ramadhan.

“Setiap Ramadhan saya coba peruntungan, alhamdulillah selalu ada rezekinya,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menjual sirup DHT ukuran dua liter seharga Rp130 ribu per botol.

Meski tergolong premium, pembeli tetap berdatangan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Tahun ini Anto memilih berjualan di jalur dua, tepatnya di Jalan Mesjid depan Tanah Bangkalae, samping Toko Senang, Kecamatan Tanete Riattang.

Dari pantauan di lokasi, lapaknya berada di tepi jalan yang ramai dilalui warga saat sore hari.

Ia membuka lapak sejak siang hingga menjelang berbuka.

Menurutnya, waktu paling ramai biasanya mulai pukul 16.00 Wita ke atas.

“Biasanya ramai sekitar jam empat ke atas, orang sudah mulai cari minuman buka puasa,” katanya.

Dalam sehari, Anto mampu menjual dua hingga empat botol sirup.

“Tidak banyak, tapi lumayan buat tambahan selama puasa,” tuturnya.

Ia mengakui usaha musiman ini tidak selalu ramai di luar Ramadhan.

“Kalau bukan Ramadhan, tidak terlalu laku. Jadi saya manfaatkan betul momen ini,” ujarnya.

Bagi Anto, berjualan saat Ramadhan bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga bagian dari ikhtiar memenuhi kebutuhan keluarga.

Ia berharap penjualan terus meningkat hingga akhir Ramadhan.

“Saya cuma mau dagangan yang saya jual bermanfaat buat orang, sekaligus jadi rezeki untuk keluarga,” katanya.

Sosok Anto juga mudah dikenali karena rambut gondrongnya yang menjadi ciri khas.

“Banyak orang bilang gampang cari saya karena rambut gondrong ini. Ya sudah, saya jadikan ciri saja,” ujarnya sambil tertawa.

Sebagian pembeli mengaku sengaja datang karena mengenal Anto sebagai penjual yang ramah dan jujur.

Dengan wajah penuh harap, Anto ingin tetap konsisten menjaga kualitas dan pelayanan.

“Yang penting halal dan bisa menambah penghasilan,” ujarnya. (*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.