TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali bertambah. Dua kasus di desa berbeda.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar menyebutkan karhutla di Desa Salo Kecamatan Salo, Rabu (4/3/2026). Areal terbakar sekitar 0,5 hektare.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kampar, Azwan melalui Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, informasi diterima sekitar pukul 14.11 WIB.
"Perkebunan kelapa sawit milik masyarakat," katanya kepada Tribunpekanbaru.com menyebut vegetasi lahan yang terbakar.
Menurut dia, pemadaman dilakukan dengan pengeblokan lokasi secara manual. "Tidak ada sumber air di lokasi," katanya.
Sebelumnya satu kasus terjadi di Bukit Permai Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota, Selasa (3/3/2026). Pihaknya menerima informasi kejadian sekitar pukul 16.48 WIB.
Menurut dia, lahan terbakar sekitar 0,4 ha. Berisi semak belukar dan tanaman karet milik masyarakat.
Pemadaman dilakukan dengan dengan pengeblokan. Kondisinya hampir sama, sumber air terbatas.
Ia menyatakan, api berhasil dipadamkan di kedua lokasi.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)