Pemko Banda Aceh Siapkan 1.600 Bahan Pokok saat Pasar Murah Jelang Lebaran 2026
Eddy Fitriadi March 04, 2026 11:20 PM

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 1.600 paket bahan pokok disediakan Pemerintah Kota Banda Aceh dengan harga normal Rp 280 ribu per paket saat pasar murah jelang lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui subsidi sebesar Rp 80 ribu dari Pemko, masyarakat cukup membayar Rp 200 ribu untuk setiap paket.

Kegiatan ini digagas Pemko melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag). Adapun komoditas yang tersedia dalam paket tersebut meliputi beras premium 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, dan telur ayam satu papan.

“Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan yang meningkat menjelang Hari Raya,” ujar Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Sebelumnya Wali Kota Illiza meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Keuchik Gampong Jeulingke, Selasa (3/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu disambut antusias warga sejak sebelum pembukaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita hadir untuk memastikan langsung pelaksanaan pasar murah berjalan tertib dan tepat sasaran. Ini ikhtiar pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat Kota Banda Aceh,” ujar Illiza.

Wali Kota Band Aceh itu juga mengimbau warga agar mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan, yakni membawa KTP asli dan fotokopi KTP sebagai syarat pembelian. Setelah mendaftar, warga akan menerima kupon antrean untuk penyaluran paket.

Sebagai informasi, pasar murah ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 3–4 Maret 2026. Hari pertama digelar di Gampong Jeulingke, sementara pada hari berikutnya dilanjutkan di Lamlagang, tepatnya di halaman masjid setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh Bukhari Sufi serta Keuchik Gampong Jeulingke Zulhan. “Pemko berharap melalui program ini, kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau dan suasana menyambut Idul Fitri dapat dirasakan dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan,” pungkasnya.

Baca juga: Masyarakat Banda Aceh Mulai Berburu Baju Lebaran Idul Fitri hingga Larut Malam, Ini Alasannya

Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin mengatakan, langkah strategis ini diambil oleh Wali Kota Banda Aceh agar warga prasejahtera tetap bisa merasakan kebahagiaan meugang seperti tahun-tahun sebelumnya tanpa terbebani lonjakan harga.

Jalal menambahkan, pasar murah yang diselenggarakan disambut antusias warga. Banyak masyarakat mengaku terbantu karena tetap dapat membeli daging untuk kebutuhan meugang bersama keluarga saat awal Ramadhan lalu. "Antusias dari warga kota juga sangat tinggi mulai dari hari pertama digelar sampai hari ini terakhir," tutupnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.