TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berlangsung khidmat di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Kecamatan Tuminting, Rabu (4/3/2026).
Dalam agenda yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Kehadiran YSK didampingi jajaran Pemprov Sulut dan Pemerintah Kota Manado menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan sebelum bertolak ke sejumlah kabupaten/kota lainnya di luar Manado.
Baca juga: Safari Ramadan di Bintauna Boltara, Bupati Sirajudin Lasena Ingatkan Masyarakat Perbanyak Ibadah
Sebelum menyampaikan sambutan, Gubernur YSK bersama jajaran menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
Bantuan tersebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah umat, khususnya pada bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, YSK mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Tuminting.
“Bersyukur kita bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Kota Manado dalam Safari Ramadan ini sebelum kami dari provinsi bertolak ke daerah yang lebih jauh. Sore ini kita berbuka puasa bersama masyarakat di sini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, YSK juga menyoroti kondisi inflasi di Sulawesi Utara.
Ia menyebut mendapat informasi dari Menteri Dalam Negeri bahwa angka inflasi Sulut saat ini berada di posisi 4,75 persen dan menempati peringkat ke-15 secara nasional dengan tren kenaikan
Menyikapi hal tersebut, YSK langsung menginstruksikan satuan tugas untuk bergerak cepat melakukan operasi pasar.
“Saya sudah tugaskan satgas untuk segera melakukan operasi pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya peran Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama selama Ramadan yang identik dengan lonjakan permintaan.
“Di bulan suci Ramadan, satgas pangan harus tetap waspada agar harga pangan tetap stabil. Itulah tugas dan hadirnya pemerintah untuk masyarakat,” tandasnya. (REN)