TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok suporter PSMS Medan yang tergabung dalam PFC (PSMS Medan Fans Club) menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat pada momen bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Besar Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Minggu (1/3).
Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, hingga warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Para anggota PFC sangat antusias dan kompak mengenakan atribut kebanggaan mereka saat turun langsung ke jalan untuk menyapa dan membagikan takjil.
Bendahara PFC, Muhammad Hatta, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menyambut bulan suci Ramadan dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat tali silaturahmi, baik antar sesama suporter maupun dengan masyarakat umum.
Menurutnya, suporter tidak hanya hadir untuk memberikan dukungan bagi PSMS Medan di stadion saat pertandingan berlangsung, tetapi juga harus mampu menunjukkan kontribusi positif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, PFC ingin membuktikan bahwa suporter memiliki sisi humanis dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa suporter juga bisa berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” kata pria yang disapa Hatta tersebut kepada Tribun Medan.
Baca juga: Jelang Kejurnas, Atlet Panjat Tebing Sumatera Utara tak Kendurkan Latihan
Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi langkah para suporter yang turun langsung ke jalan untuk berbagi di tengah aktivitas sore hari yang cukup padat.
Muhammad Hatta berharap, kegiatan berbagi takjil ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. Ia menilai, aksi sosial semacam ini menjadi salah satu cara untuk merawat persaudaraan dan solidaritas, baik di internal komunitas suporter maupun dengan masyarakat luas.
Selain itu, PFC ingin turut berperan dalam mengubah stigma dan citra negatif yang kerap melekat pada suporter sepak bola. Dengan menghadirkan kegiatan positif, diharapkan muncul pandangan baru bahwa suporter tidak identik dengan keributan, melainkan juga mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial.
“Semoga kegiatan ini bisa menebarkan berkah Ramadan, menumbuhkan jiwa kepedulian, serta semakin mempererat kebersamaan di antara kami dan masyarakat, terutama dalam mendukung PSMS Medan bisa bangkit ke Liga 1 Indonesia,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)