Mengenal Andi Hermita Eks Teller Bank jadi Ketua RT, Kini Urus 265 KK di Rappocini
Ansar March 05, 2026 03:20 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Lingkungan RT 001 RW 006, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, tampak rapi dan bersih.

Kawasan ini termasuk daerah permukiman padat yang berkembang pesat, dengan kombinasi hunian warga, kos-kosan mahasiswa, serta aktivitas usaha kecil dan menengah.

Secara geografis, Kelurahan Tidung berada di area strategis karena dekat dengan sejumlah fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, serta akses jalan utama di wilayah selatan Kota Makassar, seperti Jalan Hertasning dan sekitarnya.

Wilayah ini juga dikenal sebagai kawasan urban yang dinamis, dengan aktivitas warga yang cukup tinggi dan keberagaman latar belakang sosial ekonomi.

Di balik keteraturan itu, ada sosok Andi Hermita, ketua RT yang aktif menggerakkan warganya.

Ditemui di kediamannya di Jalan Hertasning Nomor 25, Rabu (4/3/2026), Andi Hermita berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin warga untuk periode kedua.

Perempuan lulusan S1 Akuntansi STIE Amkop Makassar ini memulai kuliah pada tahun 2000 dan menyelesaikannya sekitar 2004–2005.

TIE Amkop Makassar adalah perguruan tinggi swasta di Kota Makassar yang fokus pada pendidikan di bidang ekonomi dan bisnis.

Nama lengkapnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop Makassar.

Kampus ini dikenal menyelenggarakan program studi seperti:

S1 Akuntansi

S1 Manajemen

Program Pascasarjana (S2) bidang ekonomi/ manajemen (tergantung periode akademik)

STIE Amkop berada di bawah naungan Yayasan AMKOP dan telah meluluskan banyak alumni yang berkarier di sektor perbankan, pemerintahan, hingga wirausaha.

Sebagai kampus ekonomi, STIE AMKOP menitikberatkan pada penguatan kompetensi manajerial, akuntansi, kewirausahaan, dan praktik bisnis.

Usai lulus, ia berkarier di Bank Danamon selama delapan tahun, sejak 2004 hingga 2012.

“Sempat kerja di Bank Danamon dulu,” ujarnya.

Di perbankan, ia pernah bertugas sebagai teller dan customer service.

Namun setelah hampir satu dekade, ia memilih mundur dan membangun usaha sendiri.

Kini, ia menjalankan usaha aneka kue dan katering secara mandiri.

Meski sibuk sebagai pelaku usaha, Andi Hermita tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di wilayah yang dipimpinnya terdapat sekitar 265 kepala keluarga.

“Kalau dihitung per orang mungkin ada ribuan,” katanya tersenyum.

Jumlah warga yang besar tentu menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Sejak menjabat, ia juga dipercaya sebagai koordinator kebersihan dan keindahan kompleks.

Ia rutin menggerakkan kerja bakti membersihkan got dan drainase, khususnya saat musim hujan.

“Apalagi ini musim hujan, jadi kami giat semua got dibersihkan,” tuturnya.

Langkah itu dinilai penting untuk mencegah genangan dan menjaga lingkungan tetap aman.

Dalam pengelolaan sampah, ia mengikuti kebijakan terbaru pemerintah kota.

Warga dibiasakan memilah sampah rumah tangga dan sampah daun.

“Alhamdulillah kesadaran warga sudah ada untuk pisahkan sampah plastik dengan sampah daun-daun,” jelasnya.

Sampah rumah tangga diangkut petugas.

Sementara sampah daun dikelola secara mandiri dengan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.

Bagi Andi Hermita, menjaga lingkungan bukan hanya soal aturan, melainkan kebersamaan.

“Kuncinya kita harus bersama-sama, saling menguatkan,” pungkasnya.

Profil

Nama: Andi Hermita

Jabatan: Ketua RT 001 RW 006 Kelurahan Tidung

Pendidikan: S1 STIE Amkop Makassar

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Jalan Hertasning Nomor 25, Makassar

Jumlah warga: 265 KK

Hobi: Olahraga. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.