WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI memberangkatkan 140 orang ke Malaysia untuk bekerja selama satu tahun.
Pelepasan ini berlangsung di Kantor BP3MI DKI, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026) selepas buka puasa Ramadan.
Para pekerja migran ini dilepas oleh Direktur Jenderal Penempatan Kementerian Pekerja Migran Indonesia Ahnas dan Kepala BP3MI DKI, Kombes Arman Muis.
Mereka berangkat dari BP3MI DKI menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan tiga bus besar.
Ahnas menjelaskan, ratusan pekerja ini akan masuk ke sejumlah perusahaan di Malaysia khususnya bergerak di bidang manufaktur (mengolah bahan mentah menjadi barang).
Baca juga: KP2MI Pastikan Tewasnya Pekerja Migran Asal NTT karena Sakit Bukan Disiksa
"Sesuai arahan pak Presiden, adanya peningkatan SMK Global dengan penempatan (bekerja di luar negeri) 500.000 pekerja migran," ucapnya, Rabu.
Menurut Ahnas, pada akhir Februari 2026 lalu, ada sekira 60 pekerja migran sudah lebih dulu berangkat ke Malaysia.
Secara keseluruhan pekerja migran yang berangkat ke Malaysia di awal tahun 2026 sebanyak 200 orang.
"Tentu kedepan kami akan meningkatkan penempatan khususnya bagi yang profesional," tutur secara tegas.
Baca juga: Kampanye Bersama Berdaya untuk Perkuat Kemandirian Finansial Pekerja Migran Indonesia
Pria berkemeja putih itu mengingatkan kepada para pekerja migran untuk tetap menjaga etika selama berada di negara orang lain.
Hal itu ia ungkap agar tidak terjadi kasus seperti penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang justru menolak pulang dan memilih menjadi warganegaraan tempatnya saat ini.
"Selain kapasita dan kapabilitas dalam bekerja, tetap menjadi warga negara Indonesia yang santun dan berbudaya bagus. Tentunya sudah diakui oleh negara di dunia dan ini harus dipertahankan," tandasnya.(m26)