Dinul Islam Ramadhan 1447 H, Perkuat Spiritualitas Siswa SMAN 1 Ingin Jaya
mufti March 05, 2026 09:38 AM

Dr. NIZARIAH, S.Sos., M.Pd.,Kepala SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar, melaporkan dari Kecamatan Ingin Jaya

SMA Negeri 1 Ingin Jaya berlokasi di Gampong Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. SMA ini merupakan salah satu sekolah yang sangat diminati masyarakat karena prestasinya, baik secara nasional maupun internasional, yang selama ini telah mengharumkan nama Provinsi Aceh.

Atas capaian prestasi siswa tersebut, masyarakat, khususnya di Kecamatan Ingin Jaya dan Kabupaten Aceh Besar umumnya, banyak yang memasukkan putra dan putri mereka untuk melanjutkan studi di SMA ini. Mereka merupakan tamatan SMP maupun MTs.

Pada tahun pelajaran 2026/2027 ini, SMA Negeri 1 Ingin Jaya memiliki 410 peserta didik dengan komposisi guru 27 orang PNS, 12 guru PPPK, dan satu guru honorer.

Siswa yang berjumlah 410 orang itu terdiri atas kelas X sebanyak 156 siswa, kelas XI sebanyak 120 siswa, dan kelas XII mencapai 134 siswa.

Memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthlamuddin SPd, MSP telah mengeluarkan surat edaran. Ia mengimbau agar pada bulan Ramadhan ini para siswa dan guru wajib hadir ke sekolah.

Imbauan lainnya, para siswa hendaklah berakhlakul karimah dan berkarakter islami, mencintai Allah dan Rasul-Nya, dengan melaksanakan Dinul Islam di satuan pendidikan masing-masing.

Di sekolah yang saya pimpin ini kami laksanakan "SeBA", yaitu program Senang Baca Al-Qur'an. Ini merupakan salah satu program yang diperuntukkan bagi siswa yang belum lancar membaca Qur'an dalam mengisi kegiatan Dinul Islam.

SeBA dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, karena masih ada siswa yang belum lancar membaca Qur'an.

SeBA ini diharapkan dapatt membantu siswa bisa lancar membaca Qur'an yang tentunya sangat berguna ketika mereka akan masuk ke perguruan tinggi nantinya. Apalagi Aceh adalah provinsi yang menerapkan syariat Islam.

Selain SeBA, SMA kami juga melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah pada Ramdan tahun ini, yaitu Kultum (kuliah tujuh menit) yang diperuntukkan bagi siswa dalam melatih jiwa berdakwah.

Kultum di sekolah memiliki banyak manfaat, baik bagi siswa maupun bagi sekolah secara keseluruhan.

Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kegiatan kultum:

- meningkatkan pemahaman agama

Kultum memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tentang berbagai aspek agama, mulai dari akidah, ibadah, hingga akhlak. Materi kultum biasanya disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat menyerap informasi dengan baik;

- membangun karakter

Kultum tidak hanya memberikan pengetahuan agama, tetapi juga membantu membangun karakter siswa. Melalui kultum, siswa diajarkan tentang nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan toleransi.

Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk pribadi yang baik dan berakhlak mulia;

- melatih kemampuan berbicara di depan umum

Bagi siswa yang bertugas menyampaikan kultum, kegiatan ini menjadi ajang untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum. Mereka belajar bagaimana menyampaikan pesan dengan jelas, menarik, dan efektif. Kemampuan ini sangat berguna bagi mereka di masa depan, baik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja;

- menumbuhkan kecintaan terhadap agama

Kultum dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap agama. Dengan mendengarkan ceramah-ceramah yang inspiratif dan menyentuh hati, siswa akan semakin termotivasi untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari; dan

- menciptakan lingkungan yang religius

Kultum membantu menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan kondusif bagi perkembangan spiritual siswa.

Dengan adanya kegiatan kultum, siswa akan merasa lebih dekat dengan agama dan termotivasi untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Kemudian, sekolah kami juga melaksanakan "tadarus"  yang artinya adalah aktivitas membaca, mempelajari isi Al-Qur'an dan kandungan di dalamnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk melanjutkan kebiasaan baik ini di rumah masing-masing.

Kepada para siswa saya sampaikan bahwa kedisiplinan harus dibangun dan dimulai dari kegiatan yang rutin, salah satunya ialah dengan program shalat Zuhur berjemaah. 

Shalat Zuhur menjadi pelajaran hidup yang penting dan mengajarkan siswa dan guru untuk tepat waktu dan tertib.

Di sini, pihak sekolah menyampaikan dan mengajarkan keutamaan shalat Zuhur, di antaranya:

- ketaatan dan ketakwaan Shalat Zuhur adalah bagian dari lima waktu shalat yang ditetapkan oleh Allah Swt. Melaksanakan shalat Zuhur menunjukkan ketaatan seorang muslim kepada perintah Allah, yang merupakan aspek kunci dari kehidupan seorang mukmin;

- pembersihan dosa Melaksanakan shalat Zuhur secara konsisten membawa berkah dalam kehidupan seorang muslim. Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan shalat Zuhur maka dia berada dalam perlindungan Allah." (HR. Muslim)

Melalui shalat Zuhur, Allah memberikan pengampunan dan pembersihan dosa-dosa hamba-Nya;

- pahala yang luar biasa

Satu di antara keutamaan shalat Zuhur adalah pahala yang luar biasa yang diberikan Allah kepada orang yang melaksanakannya dengan penuh khusyuk dan keikhlasan;

- perlindungan dari api neraka

 Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan shalat Zuhur, maka dia berada dalam perlindungan Allah hingga berlalunya waktu Ashr (shalat Asar)." (HR. At-Tirmidzi).

Shalat Zuhur juga memberikan perlindungan kepada orang yang melaksanakannya dari azab api neraka; dan

- berdiri bersama para malaikat

Setiap kali seseorang melaksanakan shalat Zuhur, dia berdiri bersama para malaikat di hadapan Allah.

Terakhir, sekolah kami juga menyelenggarakan "Ramadhan Berbagi."

SMA Negeri 1 Ingin Jaya nantinya melaksanakan Ramadhan Berbagi pada akhir pembelajaran di sekolah.

Kegiatan ini merupakan tradisi mulia untuk meningkatkan kebiasaan bersedekah di bulan suci, saat pahala dilipatgandakan.

Ini merupakan momen utama berbagi kebahagiaan melalui paket sembako, takjil, santunan anak yatim, dan kaum duafa, guna mempererat solidaritas sosial.

Sedekah ini dapat menyucikan harta, membuka pintu rezeki, dan menghapus dosa kita.

Program Dinul Islam pada bulan Ramadhan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa, guru, dan orang tua.

Kolaborasi antara kepala sekolah, guru agama, dan OSIS dalam mengelola kegiatan ini juga menunjukkan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang menjadi nilai tambah dari pelaksanaan Dinul Islam.

Dinul Islam pada bulan Ramadhan ini di SMA Negeri 1 Ingin Jaya diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi momen transformatif yang membentuk generasi muda Aceh Besar, khususnya Ingin Jaya. Dengan harapan supaya mereka menjadi pribadi yang takwa, berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan global dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

Dengan adanya program Dinul Islam di bulan  Ramadhan ini, SMA Negeri 1 Ingin Jaya membuktikan bahwa pendidikan formal dan pendidikan agama dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan dengan integritas dan kematangan spiritual yang kokoh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.