Sebuah pesawat penumpang milik Iran Air yang sedang terparkir di Bandara Bushehr, Iran, dilaporkan rusak parah setelah terkena serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Amerika Serikat dan Israel pada Selasa (3/3/2026).
Serangan terhadap pesawat itu disampaikan Kedutaan Besar Iran di Tokyo dalam unggahan di media sosial. Berdasarkan foto yang beredar jenis pesawat yang dimaksud adalah Airbus A319.
"Pesawat penumpang Iran Air Airbus 319 menjadi sasaran serangan rezim Amerika-Israel hari ini di Bandara Bushehr di Iran selatan," demikian pernyataan Kedubes Iran pada Rabu, dikutip Kamis (5/3/2026).
Dalam unggahan tersebut, bandara tampak luluh lantak dan asap hitam mengepul. Api juga terlihat di sekitar asap itu. Bandara Iran lain, Mehrabad, juga jadi target AS-Israel.
"Amerika dan Zionis Israel menyerang area sekitar Bandara Mehrabad," laporan media pemerintah Iran, Mehr News yang dikutip
Dalam beberapa hari terakhir, Timur Tengah membara usai AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada 28 Februari. Di hari yang sama, Iran meluncurkan balasan. Mereka menargetkan Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.
Hingga kini, AS-Israel dan Iran terus saling serang. Perang tersebut menyebabkan lebih dari 1.000 orang di Iran tewas.
Penerbangan dan pariwisata internasional terdampak. Termasuk penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali. Sebanyak 5.000 penumpang gagal terbang akibat konflik itu.







