DPRK Bireuen Komit Kawal Penanganan Desa Terdampak Bencana
Saifullah March 05, 2026 05:22 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan daerah terdampak bencana, khususnya banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Jeumpa dan sekitarnya.

Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Golkar, Nova, SE, MM menyampaikan hal tersebut saat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jeumpa, Kamis (5/2/2026), di aula Dinas Kesehatan Bireuen. 

Menurutnya, berbagai kerusakan infrastruktur di desa-desa seperti Alue Limeng, Salah Sirong, Balee Panah, Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Simpang Mulia, telah ditangani Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

DPRK Bireuen, kata Nova, tetap melakukan pengawasan agar data penanganan akurat dan percepatan pemulihan dapat segera dilakukan.

Nova yang juga Ketua Komisi I DPRK Bireuen menambahkan, pihaknya mendorong agar penanganan infrastruktur, terutama jalan dan fasilitas umum, dilakukan sebaik mungkin dan secepatnya. 

Hal ini penting agar masyarakat yang terdampak bencana bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas normal. 

Baca juga: Camat Samalanga Sampaikan Usulan Prioritas dalam Musrenbang Kecamatan, Ini Tanggapan Bupati Bireuen

Ia menekankan bahwa DPRK tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penghubung aspirasi masyarakat dengan Pemerintah Pusat, sehingga kebutuhan mendesak di lapangan dapat segera ditangani.

Selain fokus pada penanganan bencana, DPRK Bireuen juga mengawal berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang. 

Nova menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat dari masing-masing kecamatan akan diprioritaskan sesuai kemampuan anggaran daerah. 

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap bersabar apabila ada usulan yang belum dapat direalisasikan pada tahun berjalan. 

Menurutnya, proses perencanaan pembangunan membutuhkan waktu dan penyesuaian dengan kondisi keuangan daerah.

Dengan demikian, DPRK Bireuen berkomitmen menjaga keseimbangan antara penanganan darurat akibat bencana dan pelaksanaan program pembangunan yang diusulkan masyarakat.

Baca juga: Rp824 M Dana TKD Aceh Segera Disalurkan untuk Penanganan Bencana

Nova menegaskan bahwa setiap usulan masyarakat adalah hal penting yang akan terus dikawal agar tidak terabaikan.

Baik dalam konteks penanganan bencana maupun pembangunan daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.