TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini adalah Soal Soal AKM BAB 5 ESPS Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 90-91 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban.
Pada Soal-Soal AKM BAB 5 ESPS Bahasa Indonesia Kelas 5 halaman 90–91 Kurikulum Merdeka, siswa akan dihadapkan pada latihan yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi membaca secara lebih mendalam.
Latihan AKM ini tidak hanya meminta siswa menemukan jawaban, tetapi juga memahami isi bacaan, menarik kesimpulan, serta menafsirkan informasi yang terdapat dalam teks.
Banyak siswa dan orang tua mencari kunci jawaban ESPS Bahasa Indonesia Kelas 5 halaman 90-91 sebagai bahan pembanding untuk memastikan hasil pekerjaan sudah sesuai.
Pendekatan Kurikulum Merdeka dalam soal AKM memang menekankan pemahaman makna bacaan, sehingga siswa perlu membaca teks dengan teliti sebelum menentukan jawaban.
Oleh karena itu, penjelasan pada setiap soal di halaman 90 dan 91 ini diharapkan dapat membantu siswa memahami konteks pertanyaan dengan lebih baik.
Dengan mempelajari kunci jawaban serta pembahasannya, siswa dapat menjadikan latihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan memahami bacaan dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
AKM - Asesmen Kompetensi Minimum
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3.
Sirkuit Internasional Mandalika
Globalisasi merupakan proses mendunianya sesuatu sehingga tidak ada lagi batas- batas antarnegara.
Globalisasi hadir karena banyak faktor, seperti perkembangan transportasi, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta telekomunikasi, yang akhirnya berpengaruh pada perubahan berbagai aspek kehidupan dalam masyarakat. Salah satu pengaruh tersebut tampak dalam bidang olahraga otomotif.
Dengan terbukanya batas- batas antarnegara, Indonesia akhirnya memutuskan membuat sirkuit berskala internasional.
Warga negara Indonesia (WNI) wajib berbangga karena saat ini sudah memiliki sirkuit berskala internasional, yaitu Sirkuit Internasional Mandalika.
Sirkuit Internasional Mandalika terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika), Lombok Tengah, NTB. Sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 km dan 17 tikungan ini pertama kali menggelar Grand Prix Sepeda Motor Indonesia pada Maret 2022.
Berikutnya, GT World Challenge Asia akan dilaksanakan di sirkuit ini pada Oktober 2022. Sebelumnya, Sirkuit Mandalika pernah dipakai untuk Kejuaraan Dunia Superbike putaran Indonesia pada 2021.
Adanya ajang balap motor berskala internasional tentu menjadi angin segar bagi industri pariwisata di Pulau Lombok. Kehadiran peserta ajang balap dari berbagai
1. Berilah tanda centang (✔) pada informasi yang sesuai dengan isi teks tersebut.
Sirkuit Internasional Mandalika memiliki panjang lintasan 17 km.
✔
Sirkuit Internasional Mandalika berada di Nusa Tenggara Barat.
Kejuaraan Dunia Superbike putaran Indonesia akan diadakan pada Oktober 2022.
✔
Dengan diadakannya ajang balap internasional di Mandalika, tingkat hunian hotel di Pulau Lombok meningkat.
2. Pasangkan kalimat-kalimat berikut dengan letaknya pada struktur teks eksplanasi yang tepat.
Jawaban:
- Warga negara Indonesia (WNI) wajib berbangga karena saat ini sudah memiliki sirkuit berskala internasional, yaitu Sirkuit Internasional Mandalika - deretan penjelas
- Ajang balap internasional memang tidak dapat terus-menerus diadakan dalam waktu yang berdekatan - simpulan
- Globalisasi merupakan proses mendunianya sesuatu sehingga tidak ada lagi batas-batas antarnegara - pernyataan umum
3. Tulislah ringkasan isi teks eksplanasi tersebut.
Ringkasan:
Dengan terbukanya batas-batas antarnegara, Indonesia akhirnya berani membuat sirkuit berskala internasional, yaitu Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, NTB. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,31 km dan 17 tikungan.
Di sirkuit ini, pertama kali digelar Grand Prix Sepeda Motor Indonesia pada Maret 2022 yang secara resmi. Agenda berikutnya, yaitu penyelenggaraan GT World Challenge Asia pada Oktober 2022. Sirkuit Mandalika juga pernah dipakai Kejuaraan Dunia Superbike putaran Indonesia pada 2021.
Adanya ajang balap motor berskala internasional berpengaruh pula bagi industri pariwisata di Pulau Lombok. Apalagi, setelah mengalami mati suri akibat pandemi selama lebih kurang 2 tahun, penyelenggaraan ajang balap internasional sungguh telah memberi dampak positif.
Adapun dampak positif tersebut meliputi bidang perhotelan, rumah makan, transportasi, tempat-tempat wisata, dan suvenir yang kembali ramai dikunjungi dan dibeli. Kiranya awal yang baik tersebut akan berlanjut sehingga dampak positifnya sungguh-sungguh bisa dirasakan oleh masyarakat Lombok dan bangsa Indonesia