TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Polres Klaten dan Komunitas Klautentic bersinergi menyemarakkan kegiatan ngabuburide menuju Masjid Al-Amin, Desa Pluneng, Kebonarum, Senin (2/3/2026), sambil mengkampanyekan tertib berlalu lintas.
Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di Klaten diwarnai kegiatan berbeda pada Senin (2/3/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajaran Forkopimda Klaten mengikuti kegiatan ngabuburide, yakni berkendara motor bersama menuju masjid.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian RamaDiveFest 2026 yang digelar bersama komunitas anak muda Klautentic untuk menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.
Rombongan memulai perjalanan dari Taman Kuliner Mall Pelayanan Publik (MPP) Klaten.
Bupati Hamenang terlihat mengendarai sepeda motor bersama sejumlah anggota kepolisian dan komunitas motor.
Konvoi melintasi sejumlah ruas jalan di Klaten dengan tertib sebelum akhirnya tiba di Masjid Al-Amin, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum.
Sepanjang perjalanan, rombongan tetap mematuhi aturan lalu lintas. Tidak ada aksi kebut-kebutan maupun bleyer-bleyeran knalpot yang kerap identik dengan konvoi motor.
Setibanya di masjid, rombongan disambut hangat oleh jamaah dan anak-anak TPA yang telah menunggu di halaman.
Beberapa remaja berseragam pramuka terlihat mengenakan helm sambil menyiapkan motor mereka di area parkir.
Di dalam masjid, puluhan anak duduk bersila menunggu kegiatan menjelang berbuka.
Bupati Hamenang kemudian berinteraksi dengan jamaah dan anak-anak tersebut. Suasana berlangsung santai dan kekeluargaan.
Baca juga: Momen Haru Tarling di Delanggu, Bupati Klaten Kenang Almarhum Wabup Benny: Beliau Orang Baik Tulus
Dalam kesempatan itu juga dibagikan Al-quran gratis dari Yayasan Al Fatihah Semarang kepada jamaah dan anak-anak pengajian.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menjelaskan bahwa kegiatan berkendara bersama ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi keselamatan berkendara.
“Pertama kenapa kami motoran adalah dalam langkah juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, kita sosialisasi safety riding," ujar Hamenang.
"Bagaimana naik motor bareng-bareng (konvoi), tapi juga satu tertib lalu lintas,” tegasnya.
Ia menegaskan kegiatan ini juga menunjukkan bahwa hobi otomotif tetap bisa dilakukan secara tertib dan positif.
“Kami berpikir bisa kok sebenarnya, kemudian anak-anak muda ini kalau kita kumpulkan kegiatan positif. Nggih motoran hobi ini tetap bisa jalan, tapi juga kegiatannya InsyaAllah positif,” paparnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Hamenang juga mengenalkan kanal pengaduan masyarakat Lapor Mas Bup yang dapat diakses melalui WhatsApp.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan aduan maupun aspirasi kepada pemerintah daerah.
“Semoga dengan kampanye kegiatan RamaDiveFest 2026 ini nanti bisa menular kepada anak-anak muda yang ada di Kabupaten Klaten, sehingga kemudian mereka juga dengan komunitasnya masing-masing bisa berlomba-lomba berbuat dalam kebaikan,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian singkat, doa bersama, dan berbuka puasa di Masjid Al-Amin. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)