SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) menggelar peringatan Nuzulul Quran, yang diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dan janda pada Kamis (5/2/2026) sore.
Acara yang berlangsung di halaman Kantor DPD PDIP Jatim di Surabaya ini, turut menghadirkan tausiyah dari Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang, KH Fahmi Amrullah.
Selain dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader, ribuan masyarakat serta simpatisan juga tampak memadati lokasi untuk mengikuti agenda buka puasa bersama.
"Ini merupakan agenda rutin di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang digelar setiap bulan Ramadan," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah, saat memberikan sambutan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah elite partai di tingkat provinsi. Selain Said Abdullah, nampak hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono.
Hadir pula Bendahara DPD Wara Sundari Renny Pramana, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, serta didampingi sejumlah anggota DPRD Jatim lainnya.
Tak hanya pengurus internal, sejumlah kepala daerah juga tampak di tengah kerumunan, salah satunya adalah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Berikut adalah rincian agenda dan partisipan dalam kegiatan tersebut:
Said Abdullah mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, pihaknya berharap mendapatkan keberkahan doa dari para anak yatim dan janda demi kebaikan partai.
Ia menegaskan, bahwa peringatan hari besar keagamaan seperti Nuzulul Quran merupakan bagian dari jati diri PDI Perjuangan di Jawa Timur.
"Intinya adalah, yang pertama kami terus menghidupkan kebhinekaan di internal kami, ke publik dan ke masyarakat," jelas Said.
Said yang juga menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI ini menambahkan, bahwa keberadaan mereka di tengah masyarakat ekonomi lemah adalah prinsip yang tidak akan berubah.
"Pada saat yang sama, ini menunjukkan jati diri kami bahwa kami itu partai wong cilik tidak pernah berubah sampai sekarang. Karena itulah yang menjadi keyakinan kami. Kami ingin bersama anak yatim, bersama para janda," tambahnya.
Peringatan Nuzulul Quran ini menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial PDIP Jatim selama Ramadan, termasuk pembagian takjil dan paket sembako.
"Dan di Jawa Timur, mulai tanggal 1 kemarin sudah disebar 360.000 paket sembako. Ada beras, minyak goreng, gula, yang penting di internal kami bisa bergotong royong," tutup Said.