TRIBUNWOW.COM - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija gagal menjawab ultimatum dari manajemen Laskar Sambernyawa.
Milomir Seslija sebelumnya mendapat ultimatum dari manajemen untuk meraih 6 poin saat melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara.
Namun hasilnya, Milomir Seslija hanya bisa mendapatkan 4 poin dari dua pertandingan tersebut.
Milomir Seslija sebenarnya sudah mampu memberikan kemenangan saat Persis Solo melawan Persik Kediri.
Baca juga: Ultimatum Maut Tim Papan Bawah Super League Nyata: Semen Padang Pecat & Ganti Pelatih, Persis Solo?
Baca juga: Kronologi Bentrok Suporter setelah Laga Persijap Vs Persis Solo, Banyak Nyanyian & Ujaran Provokatif
Persis Solo mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/3/2026).
Namun pada pertandingan melawan Persijap Jepara, Milomir Seslija gagal memberikan kemenangan untuk Persis Solo.
Persis Solo hanya bermain imbang melawan Persijap dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3/2026).
Padahal dalam laga tersebut, Persijap harus bermain dengan 10 pemain sejak Jose Luis Espinosa Arroyo alias Tiri pada menit ke-78.
Sejauh ini belum ada pernyataan sikap dari manajemen Persis Solo terkait nasib Milomir Seslija.
Jika sesuai dengan ultimatum dari manajemen, maka harusnya Milomir Seslija didepak Persis Solo.
Milomir Seslija sendiri baru didatangkan di tengah musim 2025/2026.
Dirinya memulai debutnya bersama Persis Solo pada pekan 15 saat dibantai Dewa United dengan skor 1-5.
Baca juga: Slogan Viking Bonek Satu Hati Berakhir? Pendukung Persib Bandung Jaga Jarak dengan Fan Persebaya
Baca juga: Jadwal Liga 1 Super League Hari Ini Jumat, Arema FC Vs Bali United: Pemain Langganan Starter Absen
Sedangkan secara keseluruhan, Milomir Seslija telah mencatatkan 11 pertandingan bersama Persis Solo.
Hasilnya, Persis Solo hanya meraih 2 menang, 4 imbang dan 5 kalah.
Saat ini, tim berjuluk Laskar Sambernyawa berada di zona degradasi, tepatnya peringkat 17 dengan memiliki 17 poin.
Pertandingan antara Persijap Jepara vs Persis Solo pada pekan 24 diwarnai dengan aksi bentrok antar suporter.
Bentrok antar suporter terjadi setelah pertandingan usai di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026).
Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0.
Duel Persijap melawan Persis Solo merupakan pertemuan dua tim sesama Jawa Tengah dengan kondisi yang sama, yakni berada papan bawah.
Khususnya Persis Solo berada di zona degradasi.
Sehingga pertandingan memiliki rivalitas sekaligus gengsi tersendiri.
Yang disayangkan tentunya adalah kedatangan suporter tim tamu dalam laga tersebut.
Baca juga: Hasil Persijap Jepara Vs Persis Solo: Laskar Sambernyawa Lawan 10 Pemain, Tak Ada Gol Tercipta
Baca juga: Kabar Buruk Persis Solo dan Arema FC: 2 Pemain Kemarin Sore Cedera dan Akhiri Musim 2025 Lebih Cepat
Meski sudah banyak larangan, para suporter tim tamu tetap mencoba datang mendukung tim kebangaannya.
Alhasil kedua suporter terlibat saling ejek di tribun saat pertandingan berlangsung.
Bahkan beberapa kali terdengar nyanyian-nyanyian ataupun ujaran provokatif.
Pada akhir babak pertama, petugas sampai harus meredam kedua suporter yang mulai bersitegang.
Puncaknya adalah pada menit ke-80, ketika aksi saling lempar sudah tidak bisa terhindarkan.
Aksi tersebut rupanya berlanjut saat pertandingan berakhir.
Setelah pertandingan, tepatnya saat para pemain Persijap menyanyikan lagu anthem terdapat beberapa bunyi letusan.
Ketegangan berlanjut di luar stadion, kali ini tidak hanya adu mulut, melainkan sudah bentrok fisik.
Bentrok antar suporter sudah coba dihalau oleh petugas keamanan, namun tidak surut.
Suporter tim tamu baru bisa dipaksa keluar dari komplek stadion pukul 23.15 WIB.
Kemudian pada pukul 00.00 WIB, suporter tim tamu mendapat pengawalan ketat untuk kepulangan. (TribunWow.com)