Kesaksian Korban Kecelakaan Tol Cipularang: Mobil Ditabrak 3 Kali, Saya Terpental 
Rita Lismini March 06, 2026 12:52 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Terjadi kecelakaan maut di KM 93 Tol Cipularang, Purwakarta.

Sebanyak 10 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun hingga menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan 7 lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 20.18 WIB, Kamis (5/3/2026), saat lalu lintas sedang padat dari arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di kawasan Sukatani Purwakarta.

Salah seorang korban selamat, Soleh Muslim, menuturkan, kecelakaan terjadi saat arus kendaraan di tol tersebut tiba-tiba melambat hingga berhenti. 

Namun, dari arah belakang datang sebuah truk kontainer dengan kecepatan tinggi yang kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun. 

"Saat itu kondisi perjalanan awalnya lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak," ujar Soleh saat ditemui Tribunjabar.id, Kamis (5/3/2026) malam. 

Ia mengatakan, mobil yang dikendarainya bahkan sempat terpental beberapa kali akibat kerasnya benturan dari belakang. 

"Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah," katanya. 

Soleh mengatakan, saat kejadian dirinya berada di dalam mobil bersama dua anggota keluarganya. 

Beruntung, mereka berhasil selamat dari kecelakaan tersebut meski kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kerusakan. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar sembilan kendaraan. 

"Terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih sembilan kendaraan. Diduga awalnya karena kendaraan kontainer yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta," ujar Enggar. 

Dari peristiwa tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. 

"Untuk korban sendiri dua orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka," katanya. 

Dua korban meninggal dunia diketahui berada di dalam kendaraan jenis pikap Suzuki bernomor polisi B 9718 VAF yang ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut. 

Namun, identitas korban hingga kini masih dalam proses pendataan di rumah sakit. 

Semua korban kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. 

Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Pool Derek Jatiluhur. 

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan dan belakang akibat benturan beruntun. 

Serpihan bodi kendaraan tampak berserakan di sepanjang jalur, sedangkan tumpahan oli di badan jalan harus ditutup dengan pasir oleh petugas. 

Proses evakuasi kendaraan sempat membuat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami kemacetan cukup panjang. 

Bahkan seluruh lajur di lokasi kejadian sempat tidak dapat dilintasi kendaraan. 

Petugas kepolisian bersama pengelola tol dan tim derek kemudian melakukan evakuasi kendaraan secara bertahap serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. 

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. 

"Dugaan awal kendaraan truk kontainer mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya," ujar Enggar. 

 

Sumber: TribunJabar 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.