Penampakan Citra Satelit Iran Hancurkan 'Mesin Perang' Terbesar AS, Peluncur Rudal Pangkalan Habis
Ardrianto SatrioUtomo March 06, 2026 01:42 PM

Pasukan Iran melancarkan berbagai serangan ke Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait.

Serangan Iran ini sekaligus menghancurkan gerbang kekuatan tempur AS terbesar di Timur Tengah.

Citra satelit mengonfirmasi setidaknya empat lokasi pangkalan AS hancur.

Kepulan asap besar juga terlihat membumbung tinggi.

Depot bahan bakar di timur pangkalan juga dikonfirmasi terkena serangan.

Sistem pertahanan udara di Kuwait dilaporkan mencegat hampir semua ancaman yang datang yakni 97 rudal dan 283 drone.

Dalam kasus yang tampaknya merupakan tembakan salah sasaran, pertahanan udara Kuwait menembak jatuh tiga jet tempur F-15E Strike Eagle dari Angkatan Udara Amerika Serikat.

Di Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Kamp Arifjan, tiga sistem radar, delapan bangunan pusat komunikasi satelit, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami kerusakan. 

Tak hanya itu, The New York Times juga melaporkan Iran melakukan serangan pada setidaknya tujuh fasilitas AS.

Fasilitas yang terkena serangan berada di Bahrain, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. 

Di Manama, radar kubah markas Angkatan Laut AS Angkatan Laut Kelima mengalami kerusakan.

Di Qatar, serangan mengenai infrastruktur pangkalan udara Al-Udeid.

Di Kuwait, radar dan fasilitas di sekitar komunikasi satelit rusak. 

Terdapat laporan kerusakan di Pangkalan Prince Sultan di Arab Saudi serta fasilitas militer di wilayah Al-Ruwais dan Al-Dhafra di UEA, tempat sistem deteksi rudal balistik ditempatkan.

Iran juga mengklaim telah menghancurkan radar peringatan dini AN/FPS-132 Block 5 di Qatar, yang nilai peralatannya melebihi satu miliar dolar. 

Pihak berwenang Qatar mengonfirmasi bahwa fasilitas itu menjadi target serangan, namun kondisi sebenarnya tidak diungkapkan secara resmi. 

Satelit juga mempublikasikan foto-foto dengan tanda-tanda kerusakan yang terlihat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.