Gelombang rudal-rudal besar Iran tersebut, terdiri dari jenis rudal Khorramshahr 4, rudal Khaibar, dan rudal Fattah, papar IRGC
PROHABA.CO - Gelombang rudal besar-besaran telah diluncurkan oleh Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC), Jumat (6/3/2026) dan menyasar ke jantung wilayah pendudukan Israel.
Gelombang rudal-rudal besar Iran tersebut, terdiri dari jenis rudal Khorramshahr 4, rudal Khaibar, dan rudal Fattah, papar IRGC.
Keseluruhan rudal jenis tersebut dikategorikan sebagai rudal balistik dengan jangkauan mencapai ribuan kilometer.
Serangan besar ini membuktikan ucapan tentara Iran yang sebelumnya mengatakan telah menyerang pangkalan AS di Kuwait dengan sejumlah besar drone.
Setelah serangan saat itu, militer Iran menyebutkan kalau mereka akan melanjutkan serangan dalam beberapa jam mendatang.
Baca juga: Serangan Rudal Iran yang Sasar Kedutaan Israel di Bahrain Dicegat Arab Saudi
Baca juga: Iran Klaim Kendali Selat Hormuz, Situasi Ini Disebut Bisa Jadi Jebakan bagi Donald Trump
Serangan rudal dalam gelombang besar ini juga menjawab klaim Amerika yang menyebut kalau kekuatan serangan rudal Iran telah berkurang sebanyak 90 persen.
Siap perang jangka panjang
Juru bicara Garda Revolusi Iran, Ali Mohammad Naeini, mengatakan mereka "siap untuk perang panjang" sebagai tanggapan terhadap serangan Israel-Amerika yang sedang berlangsung.
Hal ini disampaikan dalam pernyataannya terkait serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, menurut siaran televisi pemerintah Iran pada Kamis malam.
Naeini menambahkan bahwa musuh harus mengharapkan pukulan telak dalam setiap gelombang operasi, dan bahwa mereka "siap untuk perang panjang sampai para agresor dihukum."
Baca juga: Trump Murka, Spanyol Tolak Terlibat Dalam Perang Melawan Iran Meski Diancam Putus Hubungan Dagang
Berbicara tentang persiapan negaranya, Naeini mengatakan: "Senjata baru untuk Iran sedang dalam perjalanan, dan belum digunakan secara luas."(*)