Liburan ke Bajawa, Ini 5 Destinasi Wisata Dekat Gunung Inerie di Ngada NTT
Alfred Dama March 07, 2026 02:19 AM

 

POS KUPANG.COM -- Kota Bajawa di Kabupaten Ngada, NusaTenggara Timur (NTT) tidak hanya memiliki hawa yang sejak .

Bajawa dan Kabupaten Ngada juga memilii sejumlah destinasi indah dan tak bisa dilewatakn saat liburan atau sekedar bekunjung ke wilayah ini .
 
Dan, Gunung Inerie salah satu gunung api di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunung stratovolcano ini terletak di wilayah selatan Kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada. Tepatnya di Kecamatan Aimere. 

Gunung Inerie dikenal sebagai salah destinasi wisata pendakian yang populer di NTT dan Indonesia. Gunung tertinggi di Flores ini memiliki daya pikat bagi para pendaki gunung.

Baca juga: Wisata NTT, Wulan Guritno Perkenalkan Budaya NTT, Cantik dengan Busana Songke Manggarai

Inerie berada di ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut (mdpl). Puncak gunung ini juga berbentuk kerucut dan tajam, tak heran bila pendakian ke gunung api ini sangat menantang.

Selain wisata pendakian ke Gunung Inerie, ada sejumlah destinasi wisata di sekitar gunung ini yang tak kalah menarik untuk dikunjungi saat ke Bajawa.

1. Bukit Watunariwao 'Avatar'

Bukit Avatar di Ngada, spot wisata  yang menantang
Bukit Avatar di Ngada, spot wisata yang menantang (rri.co.id)

Bukit Watunariwao 'Avatar' salah satu destinasi wisata alam yang digandrungi wisatawan lokal maupun asing saat ke Bajawa.

Bukit ini memiliki bentangan alam perbukitan dan pesona alam yang indah. Selain itu, Bukit Watunariwowo salah satu spot untuk melihat Gunung Inerie.

Bukit yang dikenal sebagi Bukit Avatar Flores dan lagi viral di beranda media sosial. Pesona Bukit Watunariwao tak main-main, lanskap alam yang disuguhkan memanjakan mata.

Bukit Watunariwowo ini terletak di Desa Beja, Kecamatan Langa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. 

2. Kampung Adat Bena

Kampung adat Bena , Desa Wisata Tiworiwu
Kampung adat Bena , Desa Wisata Tiworiwu (Jadesta)

Desa ini berada di bawah kaki Inerie, puncak tertinggi di Pulau Flores. Masayarakat setempat turut merawat warisan budaya yaitu Kampung Bena.

Di Kampung Adat Bena masih menyimpan peninggalan simbol adat seperti megalit dolmen, menhir, dan punden berundak yang berusian ratusan tahun.

Desa Wisata Tiworiwu di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT telah mengikuti tahapan kurasi dan masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 berdasarkan hasil penilaian oleh Dewan Juri kepada 6.016 Desa Wisata se Indonesia. 

3. Bukit Wolobobo

Keindahan menikmati matahari terbit di bukit Wolobobo, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, NTT, Rabu, (29/6/2022).
Keindahan menikmati matahari terbit di bukit Wolobobo, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, NTT, Rabu, (29/6/2022). ((DOK/PEMANDU WISATA-BOE BERKELANA)(DOK/PEMANDU WISATA-BOE BERKELANA) via Kompas.com)

Puncak Kebun Raya Wolobobo salah satu destinasi wisata alam terbaik di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Puncak terindah di Pulau Flores, NTT ini menyuguhkan panorama alam yang sangat menawan. Anda wajib menjejakan kaki di Wolobobo sekali seumur hidup.

Destinasi wisata alam ini terletak di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat. Membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 hingga 20 menit dari Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada.

4. Tur ke Kebun Kopi

Aktivitas lainnya yang bisa kita lakukan adalah trecking menyusuri hutan eucalyptus dan kebun kopi, sekaligus menikmati kopi Bajawa di tengah udaranya yang dingin.

Kebun kopi di Ngada memiliki luas kurang lebih 3.864 hektar. Perkebunan kopi tersebar di tiga kecamatan, yakni Bajawa, Golewa dan Golewa Barat.

Bajawa juga sebagai salah satu daerah di Pulau Flores penghasil kopi jenis Arabica terbaik di Indonesia. Wisatawan bisa melihat langsung proses merawat, panen hingga produksi produk kopi oleh petani.

5. Kampung Adat Tololela

Warga Kampung Tololela di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Warga Kampung Tololela di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. ((BARRY KUSUMA) via Kompas.com)

Kampung Tololea berada di bawah kaki Gunung Inerie tepatnya berada di wilayah administrasi Desa Manubhara, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, NTT.

Konon  Kampung Tololela dijaga oleh dua ekor Naga yang dalam bahasa daerah disebut SAWA. Hal ini dbuktikan dengan Ukiran Naga di 32 (Tiga Puluh Dua ) Rumah adat yang mendiami kampung adat Tololela.*

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.