Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar aksi sosial bertajuk Gerakan Cinta Ramadan pada pada hari ke-17 Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (6/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, kader PDI Perjuangan membagikan 500 paket takjil kepada tenaga kesehatan (nakes), penjaga pasien, serta masyarakat di RS Anutapura dan RSUD Undata Kota Palu.
Pembagian takjil dilakukan oleh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Sulteng bersama perwakilan pengurus DPC serta organisasi sayap partai Taruna Merah Putih (TMP).
Para kader tampak kompak mengenakan kemeja dan jas merah saat turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sulteng, Matindas J Rumambi, terlihat mengenakan jaket merah khas partai saat memimpin kegiatan tersebut.
Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran partai di tengah masyarakat, khususnya pada bulan suci Ramadhan.
Baca juga: Gelorakan Gotong Royong, PDI Perjuangan Sulteng Gelar Gerakan Cinta Ramadhan Melalui Aksi BagiTakjil
Menurutnya, Gerakan Cinta Ramadan bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi juga wujud nyata nilai gotong royong yang selalu dijunjung oleh kader partai.
“Gerakan Cinta Ramadan ini adalah instruksi partai untuk selalu hadir di tengah rakyat dalam kondisi apa pun. Melalui berbagi takjil, kami ingin menyebarkan semangat kebersamaan kepada saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Matindas di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara PDI Perjuangan dengan masyarakat.
“Harapannya, aksi kecil ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara PDI Perjuangan dengan rakyat Sulawesi Tengah,” katanya.
Sementara itu, kader PDI Perjuangan Asbar Tantu mengatakan pembagian takjil menyasar tenaga kesehatan serta keluarga pasien yang sedang berada di rumah sakit.
“Kami ingin memberikan sedikit rezeki kepada penjaga pasien, suster, mantri, dan para dokter. Mereka menyambut kegiatan ini dengan baik di RS Anutapura,” ujar Asbar saat berada di RS Anutapura usai pembagian takjil.
Ia menjelaskan pembagian takjil dilakukan di dua lokasi berbeda dengan dua rombongan kader.
Baca juga: BBTNLL Kirim Tim Investigasi Setelah Warga Temukan Situs Megalit
“Ada dua tempat, di RS Anutapura dan RSUD Undata. Satu rombongan bergerak di sana,” jelasnya.
Ketua DPD Taruna Merah Putih Sulawesi Tengah, Agung Wirya Saputra, menambahkan kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk nyata semangat gotong royong yang menjadi bagian dari budaya bangsa.
Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Gerakan berbagi takjil bukan sekadar seremonial membagikan makanan pembuka puasa, tetapi manifestasi nyata dari semangat gotong royong yang menjadi akar budaya kita,” ujarnya.(*)