TRIBUNJATIM.COM - Manchester United kini mengincar mantan pemain AC Milan, Sandro Tonali.
Strategi Manchester United di bursa transfer musim panas mendatang tampaknya juga berdampak pada dua striker buangan mereka.
Keduanya adalah Marcus Rashford dan Rasmus Hojlund.
Mereka berpotensi dilepas dan dipermanenkan di klub pinjaman masing-masing.
Baca juga: Cuci Gudang Arsenal, Tumbalkan 8 Pemain Termasuk Sang Kapten Demi Hindari Aturan FFP
Menurut laporan GiveMeSport, Manchester United memperkirakan bisa mengumpulkan sekitar €80 juta (sekitar Rp1,59 triliun) dari potensi penjualan Rashford dan Hojlund secara permanen pada musim panas nanti.
Angka tersebut menjadi bagian penting dari perencanaan finansial klub yang kini berada di bawah kendali grup INEOS, yang mengawasi strategi olahraga dan kebijakan transfer di Old Trafford.
Manajemen klub disebut akan menentukan besaran anggaran belanja pemain berdasarkan kemungkinan pemasukan dari dua transfer tersebut.
Dari dua nama tersebut, Hojlund diperkirakan menjadi penyumbang terbesar dalam potensi pemasukan klub.
Penyerang asal Denmark itu dikabarkan diminati oleh Napoli.
Klub Serie A tersebut telah membayar biaya pinjaman sebesar €6 juta (sekitar Rp118 miliar) untuk mantan striker Atalanta itu.
Dalam kesepakatan tersebut juga terdapat opsi pembelian permanen senilai €44 juta (sekitar Rp866 miliar).
Jika klausul itu diaktifkan, total nilai transfer Hojlund akan mencapai sekitar €50 juta (sekitar Rp984 miliar).
Sementara itu, Marcus Rashford juga masuk dalam perhitungan Manchester United untuk dilepas pada musim panas.
Penyerang tim nasional Inggris tersebut dikaitkan dengan Barcelona, yang disebut tertarik untuk merekrutnya secara permanen.
Menurut laporan yang beredar, Barcelona diyakini mampu menyelesaikan transfer Rashford dengan nilai sekitar €30 juta (sekitar Rp590 miliar).
Jika kedua transfer tersebut terwujud, Manchester United bisa memperoleh total pemasukan sekitar €80 juta atau setara dengan kurang lebih £70 juta.
Namun demikian, Barcelona dikabarkan meminta skema pembayaran secara bertahap untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.
Di sisi lain, Manchester United dikabarkan sangat serius dalam upaya mendatangkan Sandro Tonali.
Menurut laporan Tuttosport, Setan Merah menjadikan gelandang Italia tersebut sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah.
Keinginan tersebut berkaitan dengan rencana kepergian Casemiro, yang diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini.
Newcastle United disebut tidak sepenuhnya menutup kemungkinan melepas Tonali.
Namun, klub berjuluk The Magpies tersebut mematok harga sekitar €100 juta (sekitar Rp1,96 triliun) untuk sang gelandang.
Meski harga tersebut tergolong tinggi, laporan yang sama menyebut Manchester United tetap optimistis bisa mewujudkan transfer tersebut.
Bahkan, Tonali dikabarkan telah memberikan sinyal positif dan membuka peluang untuk bergabung dengan Manchester United jika kesepakatan antar klub tercapai.
Selain itu, finis di posisi Liga Champions pada musim ini akan memastikan MU mendapatkan dana tambahan sekitar €18,62 juta (sekitar Rp314 miliar) hanya untuk masuk league phase.
Dengan banyaknya modal tersebut, mendatangkan Tonali bukanlah hal yang mustahil bagi tim sekelas MU.
Apabila transfer ini benar-benar terwujud, kedatangan Tonali di Old Trafford diprediksi akan menjadi bagian penting dari proyek pembangunan ulang skuad Manchester United pada musim mendatang.