Jakarta (ANTARA) - Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) mendorong pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK untuk memproduksi film pendek bertema kebangsaan melalui Festival Film Kebangsaan Pelajar yang akan digelar dalam waktu dekat di Jakarta.

Ketua Umum AWKI Robertus Rani Lopiga mengatakan festival tersebut mengusung tema "Merawat Kebangsaan" dan ditujukan sebagai ruang kreatif bagi pelajar untuk mengekspresikan nilai-nilai kebangsaan melalui karya film.

"Ini merupakan satu bagian program AWKI dalam upaya pemantapan nilai kebangsaan bagi generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA/SMK sederajat," kata Robertus dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dalam diskusi bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat di Jakarta pada Jumat (6/3) malam, dia mengatakan festival tersebut juga bertujuan mempromosikan karya film pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nilai-nilai kebangsaan melalui media kreatif yang relevan dengan perkembangan era digital.

AWKI juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung menjelang pelaksanaan festival, seperti diskusi, bedah film, lokakarya, dan pameran yang berkaitan dengan kebangsaan serta industri perfilman.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menyambut baik inisiatif tersebut karena, ia menilai, dapat menjadi media edukasi bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai kebangsaan.

"Kami menyambut baik kegiatan ini. Program seperti ini sangat baik dalam upaya pemantapan nilai kebangsaan bagi generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA/SMK sederajat yang berpedoman pada empat konsensus dasar bangsa," ujarnya.

Diskusi tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus AWKI, antara lain Sekretaris Jenderal Peter Julio Tarigan, Wakil Sekretaris Jenderal Nirmala Dewi dan Rezye Abet Sanjaya, serta Ketua Bidang Ekspor Impor Zainul Yasni.

Festival Film Kebangsaan Pelajar tersebut rencananya akan digelar di Jakarta dan menyasar pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.