Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membuka rekrutmen skala besar untuk sektor transportasi melalui kegiatan "Transjakarta Ecosystem Hiring Festival" di Jakarta pada Ahad.
"Melalui festival ini kami membuka ruang bagi talenta-talenta muda untuk bergabung dalam ekosistem transportasi Jakarta," kata Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari.
Mayang menyebutkan, program ini menjadi upaya kolaboratif untuk memperluas peluang kerja sekaligus memperkuat SDM dalam pengembangan transportasi publik di Jakarta.
"Kerja sama dengan Kemenaker ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penciptaan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik," ujar Mayang.
Kegiatan yang digelar di Jakarta tersebut mendapat sambutan antusias dari para pencari kerja.
Sejak pendaftaran dibuka, lebih dari 800 pelamar tercatat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi di berbagai posisi yang ditawarkan dalam ekosistem Transjakarta.
"Hingga kemarin tercatat lebih dari 800 pelamar telah mendaftar, dan khusus pada Jumat kemarin sebanyak 60 kandidat langsung mengikuti tahapan 'walk-in interview'," katanya.
Menurut dia, proses seleksi dalam festival tersebut dilakukan secara langsung melalui mekanisme "walk-in interview".
"Walk-in interview" merupakan metode rekrutmen dimana pelamar kerja dapat langsung mendatangi lokasi perusahaan, menyerahkan berkas dan mengikuti wawancara tanpa perlu membuat janji atau menerima undangan resmi sebelumnya.
Skema ini memungkinkan perusahaan menjaring kandidat potensial secara lebih cepat dan transparan, sekaligus memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk menunjukkan kompetensinya secara langsung.
Dalam rekrutmen ini, Transjakarta membuka berbagai posisi strategis yang mendukung operasional hingga pengembangan teknologi layanan.
Salah satu posisi yang dibutuhkan adalah pramudi yang menjadi garda terdepan dalam memastikan layanan transportasi publik berjalan aman dan profesional.
Selain itu, perusahaan juga membuka peluang bagi tenaga di bidang teknologi informasi (IT) untuk mendukung pengembangan sistem layanan berbasis digital.
Langkah ini sejalan dengan transformasi yang tengah dilakukan Transjakarta untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin modern dan terintegrasi.
Selain itu, Mayang menjelaskan, penguatan di sektor teknologi menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Fokus BUMD DKI Jakarta bidang transportasi publik tersebut saat ini adalah mengembangkan sistem teknologi layanan. "Karena itu, kehadiran talenta baru terutama di bidang IT akan menjadi energi tambahan bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan prima yang sedang kami kembangkan," katanya.
Kolaborasi antara Transjakarta dan Kemenaker ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.
Melalui kemitraan tersebut, Mayang berharap tercipta lebih banyak peluang kerja yang inklusif sekaligus mendukung perkembangan sektor transportasi publik di Indonesia.
Transjakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem rekrutmen yang profesional dan terbuka guna menjaring talenta terbaik.
Para kandidat yang terpilih nantinya diharapkan mampu mendukung keberlanjutan operasional transportasi publik yang aman, andal dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.







