Waspada Modus 'Ban Kempes' di Cirebon! Pelaku Nyaris Gondol Motor Scoopy, Aksi Terekam CCTV
Ravianto March 07, 2026 08:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kasus percobaan begal sepeda motor yang viral di media sosial di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, akhirnya mulai terungkap.

Polisi kini telah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku saat mencoba merampas sepeda motor milik seorang perempuan di depan minimarket.

Kapolsek Gebang Polresta Cirebon, AKP Wawan Hermawan mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian.

“Betul, kami juga telah melakukan penyelidikan melalui CCTV yang ada di minimarket. Dan hingga saat ini kami masih terus mengejar pelaku yang tergambar atau terekam oleh CCTV tersebut,” ujar Wawan saat diwawancarai media di kantornya, Sabtu (7/3/2026).

Wawan menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bernama Anisa selesai berbelanja di sebuah minimarket di Desa Kalipasung sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat itu, korban hendak pulang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang terparkir di depan toko.

Baca juga: Tangis Haru di Bandara: Vina Korban Pengantin Pesanan di China Akhirnya Pulang ke Cirebon

Mendengar hal tersebut, korban pun turun dari sepeda motornya untuk mengecek kondisi ban.

Namun situasi itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengambil alih kendaraan korban.

“Anisa turun dari sepeda motor, dan kemudian yang diduga pelaku tersebut langsung merebut dan mengambil alih kendaraan tersebut,” jelas dia.

Beruntung, korban langsung melakukan perlawanan sambil berteriak meminta pertolongan.

“Korban melakukan perlawanan dengan mempertahankan kendaraannya. Pada saat itu kemudian dia berteriak sehingga karyawan toko mendengar dan kemudian keluar,” katanya.

Teriakan korban pun memancing perhatian seorang karyawan minimarket bernama Oki yang segera keluar dari dalam toko dan berusaha membantu.

“Kemudian salah satu pelayan toko, namanya Oki, keluar dari dalam dan dia memburu atau memberikan pertolongan, sehingga si pelaku melarikan diri,” ujarnya.

Bahkan, pelaku sempat dikejar oleh karyawan toko tersebut sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Betul, sempat dikejar sama saksi atau karyawan daripada toko Alfamart tersebut,” ucap Wawan.

Meski sempat berusaha menguasai kendaraan, pelaku gagal membawa kabur motor korban karena perlawanan yang dilakukan serta datangnya bantuan dari karyawan toko.

“Dan alhamdulillah, motor Scoopy milik korban tidak sempat terbawa dan masih bisa dipertahankan oleh korban sendiri,” jelas dia.

Dari keterangan yang diperoleh polisi, pelaku diduga hanya beraksi seorang diri.

“Termonitor pelaku saat itu diketahui oleh korban hanya satu orang, dia sendirian,” katanya.

Menurut Wawan, modus yang digunakan pelaku terbilang sederhana namun cukup berbahaya, yakni dengan berpura-pura memberi tahu korban bahwa ban sepeda motornya kempes agar korban turun dari kendaraan.

Meski kasus tersebut sudah viral di media sosial, hingga kini pihak korban diketahui belum secara resmi membuat laporan ke pihak kepolisian.

“Kita tetap melakukan penyelidikan. Namun demikian, kita masih membujuk kepada korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut, karena hingga saat ini pihak korban belum melaporkan ke kami,” ucap Wawan.

Seorang perempuan nyaris kehilangan sepeda motornya setelah dipancing oleh pelaku dengan alasan ban motornya bocor.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kalipasung, Gebang, tepatnya di depan sebuah minimarket pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.14 WIB.

Rekaman kejadian itu pun viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @teraswarga.

Dalam keterangan video yang beredar, pelaku disebut menggunakan modus memberi tahu korban bahwa ban motornya bocor agar korban turun dari kendaraan.

“Modus baru begal, pelaku bilang ‘teh bannya bocor tau’ supaya korban turun dari motor. Setelah korban turun, pelaku langsung naik ke motor korban,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, suasana di sekitar lokasi kejadian awalnya terlihat normal.

Rekaman dari dalam minimarket memperlihatkan aktivitas pelanggan dan karyawan yang tengah beraktivitas seperti biasa.

Sementara itu, kamera CCTV dari area luar toko memperlihatkan kondisi parkiran minimarket dengan sejumlah sepeda motor terparkir.

Dalam rekaman tersebut terlihat seseorang mendekati salah satu sepeda motor sebelum diduga mencoba membawanya kabur.

Beberapa warga yang menyaksikan rekaman CCTV itu terdengar berdiskusi menggunakan bahasa daerah Cirebonan sambil memperhatikan gerak-gerik pelaku dari detik ke detik kejadian.

Dari hasil pengamatan rekaman tersebut, pelaku terlihat terlebih dahulu memastikan situasi di sekitar lokasi sebelum melancarkan aksinya.

Namun tidak lama setelah kejadian, beberapa orang keluar dari dalam toko, sementara pelaku diduga sudah lebih dulu melarikan diri dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan jalanan yang terus berkembang, terutama di area parkiran atau tempat umum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.