TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif terhadap seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, berinisial BN, yang dilaporkan hilang terseret arus di Muara Sungai Serang, Glagah, Temon, Kulon Progo, pada Sabtu (7/3/2026).
Korban diduga tenggelam saat sedang bermain bersama rekan-rekannya di sekitar area muara tersebut.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengatakan petugas siaga Pos SAR Kulon Progo menerima laporan telah terjadi kondisi membahayakan manusia, satu orang tenggelam di Muara Sungai Serang Glagah, Temon.
Kronologi yang diterima, terdapat informasi dari warga yang menemukan sepeda tertinggal di muara sungai, tetapi tidak ada orangnya.
Warga lalu mencari pemilik sepeda dan diketahui pemilik sepeda tersebut adalah orang Karangwuni, Wates.
Warga bertemu dengan seorang anak yang diduga teman pemilik sepeda.
"Pada pukul 16.00 WIB ada salah satu anak yang memang setelah ditanya lebih dalam, ternyata mengakui bahwa temannya yang punya sepeda atas nama BN tenggelam di Muara Sungai Serang," katanya, Sabtu.
Untuk memastikan informasi tersebut, saksi bersama petugas Bhabin dan Polairud dibawa ke tempat kejadian.
Benar saja, saksi anak tersebut menunjukan tempat kejadian perkara tenggelamnya bocah 9 tahun itu.
Dengan demikian hampir dipastikan informasi tersebut benar, korban diduga tenggelam.
Mendapat laporan tersebut Kantor SAR Yogyakarta memberangkatkan 1 tim Rescue dari Pos SAR Kulon Progo yang dilengkapi peralatan Water Rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan kordinasi dan pencarian korban.
Sesampainya di lokasi kejadian, tim langsung berkordinasi dengan SAR Gabungan untuk melakukan proses pencarian.
"Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan body rafting di muara sungai serang. Sampau pukul 17.00 Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban. Saat ini pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besuk pagi pukul 07.00 WIB," ujar dia.