TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun pada Sabtu (7/3/2026).
Kabar duka meninggalnya Vidi Aldiano itu dibagikan sejumlah artis musisi Tanah Air melalui media sosial.
Di antaranya penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw yang menyampaikan belasungkawa melalui unggahannya.
“Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano. Kembali ke pangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadan, sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya,” tulis Melly, dikutip Sabtu.
Melly juga mengungkapkan rasa kehilangan, namun, ia mengatakan Vidi sudah tak sakit lagi.
"Udah gak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan. Banyak yang sayang Vidi , namun Allah SWT lebih sayang dan tahu yang terbaik untukmu," kata Melly lagi.
Vidi memang berjuang melawan sakitnya beberapa tahun terakhir. Pada 2025 silam ia mengatakan kanker dalam tubuhnya tumbuh lebih cepat, namun, ia tetap berkarya.
Melly mengatakan jika Vidi meninggalkan jejak mulia pada karya-karya musik yang akan selalu dikenang.
"Karya dan kecintaanmu pada musik akan tetap kami kenang . Mohon semua yang melihat postingan ini, mengirimkan Alfatihah untuk almarhum Vidi Aldiano," tulis Melly Goeslow.
Ucapan duka juga disampaikan oleh musisi Andi Rianto melalui akun X pribadinya. “Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulisnya.
Vidi Aldiano telah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak sekitar enam tahun terakhir.
Selama masa tersebut, ia sempat menjalani berbagai proses pengobatan dan fokus pada pemulihan kesehatannya.
Dikutip dari Kompas.com, perjalanan riwayat sakit yang dialami Vidi Aldiano berawal dari vonis kanker ginjal stadium 3 pada Desember 2019.
Awalnya, Vidi hanya berniat memeriksakan diri karena mengalami kehilangan suara.
Namun dari pemeriksaan tersebut, dokter justru menemukan tekanan darah tinggi, sesuatu yang menurut Vidi terasa janggal karena keluarganya tidak memiliki riwayat hipertensi.
Kecurigaan itu membuatnya menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk USG di Singapura.
Dari pemeriksaan tersebut ditemukan benjolan berukuran sekitar 5 sentimeter di ginjal kirinya.
"Kemarin itu tiba-tiba gua dapat telepon dari dokter Singapura, dia langsung bilang ini ginjal kiri gue ada sebuah benjolan sebesar 5 cm, kayaknya itu tumor, tetapi belum tentu juga jadi aku harus cek lagi," ujarnya, dilansir dari Kompas.com (3/11/2025).
Sejak saat itu, Vidi menjalani serangkaian pemeriksaan hingga akhirnya divonis mengidap kanker ginjal.
Beberapa hari setelah diagnosis, tepatnya pada 13 Desember 2019, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura.
Sejak saat itu ia hidup dengan satu ginjal. Meski begitu, semangatnya untuk tetap berpikir positif tidak pernah surut.
"Dan sekarang saya hanya punya satu ginjal. Saya selalu berpikir untuk melakukan respons yang baik untuk semua ini. Tapi ini hidup, guys, jalanin saja enggak sih," kata Vidi.
Vidi kemudian diperbolehkan pulang ke Indonesia pada awal Januari 2020.
Empat tahun kemudian, pada September 2023, Vidi kembali menyampaikan kabar mengenai kondisi kesehatannya.
Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengungkapkan bahwa kanker yang dideritanya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh.
"Mungkin banyak yang belum tahu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik," tulis Vidi di akun Instagram-nya.
Karena kondisi tersebut, Vidi harus rutin menjalani pengobatan di rumah sakit setiap tiga minggu sekali.
Meski demikian, ia mengaku telah berdamai dengan keadaan dan berusaha tetap bersyukur.
"Selama gue diberikan kekuatan untuk melawan penyakit ini, gue enggak boleh cupu. Gue harus bisa living my life," lanjutnya.
Di tengah perjuangannya melawan kanker, Vidi tetap aktif berkarya.
Pada Oktober 2023, Vidi Aldiano merilis lagu “w u at?” sekaligus melakukan rebranding nama menjadi VIDI, disusul dengan mini album Love For U.
Memasuki 2025, Vidi sempat mengungkapkan bahwa dirinya mempertimbangkan untuk berhenti menjalani kemoterapi.
Ia menyebut 2025 sebagai periode yang berat dalam memproses perjalanan penyakit yang dialaminya.
"Jujur, masih berat rasanya untuk memproses tahun 2025 ini. Pikiran gue banyak sekali mengalami kekalahan," kata Vidi, dikutip dari akun @vidi.aldiano.
Setelah lebih dari lima tahun berjuang melawan kanker, Vidi mengaku mulai merasakan kelelahan secara mental.
Efek samping pengobatan yang semakin berat membuatnya berpikir ulang untuk melanjutkan terapi.
Sejak memasuki 2025, berbagai kekhawatiran juga mulai muncul sehingga membuatnya mempertimbangkan kembali pengobatan yang dijalani.
"2025 ini, ada kemungkinan gue juga udah harus setop kemo," tutur Vidi.
"Karena it's been too long. Dan kalau pun gue lanjutkan, mungkin akan ada side effect yang lebih parah di badan gue. Jadi itu salah satu yang bikin gue pikirin juga."
"Terlalu banyak what if, what if yang muncul di kepala gue," sambungnya.
Pertimbangan untuk menghentikan kemoterapi tersebut juga dipicu oleh tekanan dan stres yang dirasakannya selama menjalani pengobatan.
Meski demikian, Vidi tetap berusaha menghibur banyak orang melalui karya, baik dari musik maupun podcast yang ia jalankan.
Pada September 2025, Vidi kembali berbagi cerita mengenai efek samping pengobatan kanker yang dijalaninya.
Melalui unggahan Instagram, ia mengaku merasakan perubahan pada warna kulit akibat obat kemoterapi.
“Obat kemo baru bener-bener bikin kulit gue kayak Edward Cullen noooooo takut sparkling bentar lagi,” tulis Vidi Aldiano di Instagram-nya, dikutip Rabu (10/9/2025).
Selain kulit yang tampak lebih pucat, tubuh Vidi juga terlihat lebih kurus.
Dalam wawancara pada Oktober 2025, ia mengatakan bahwa perubahan tersebut merupakan konsekuensi dari pengobatan kanker yang dijalaninya dengan sabar.
"Gue memutuskan beberapa bulan ke depan untuk take a break (I haven't got any since 2014), untuk fokus kepada pemulihan diri," kata Vidi.
Ia juga menyebut waktu istirahat tersebut akan dimanfaatkan untuk mempersiapkan album baru yang rencananya dirilis pada 2026.
Vidi pun mengucapkan terima kasih atas seluruh doa dan dukungan yang ia terima dari banyak pihak, yang disebutnya sebagai “bensin” untuk terus bersemangat dalam menjalani hidup.
[ tribunbatam.id ]
Sumber: kompas.com, tribunnews.com