TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Tiga remaja dilaporkan tertemper kereta api di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar rel kereta api yang tidak jauh dari simpang masuk menuju SMP Negeri 13 Padang.
Salah seorang warga setempat, Ita, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah waktu berbuka puasa.
Baca juga: BREAKING NEWS Brio Tertabrak Kereta Api di Pariaman, Satu Keluarga Alami Luka-Luka
“Iya benar, tadi ada kecelakaan di seberang warung saya ini, kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, setelah orang selesai berbuka puasa,” kata Ita saat ditemui di lokasi.
Ia mengaku tidak menyaksikan secara langsung awal kejadian karena saat itu sedang berada di dalam warung.
Namun, ia mendengar teriakan warga dari arah rel kereta api.
“Saya sedang di dalam warung, tiba-tiba ada orang berteriak. Setelah itu saya keluar dan melihat sudah banyak orang di lokasi kejadian,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan Ita dari warga di sekitar lokasi, kecelakaan tersebut diduga bermula ketika sekelompok remaja yang disebut berasal dari Batang Anai baru saja pulang bermain futsal.
Baca juga: Soal Rencana Bongkar Jembatan Kereta Api Lembah Anai, Gubernur Sumbar Ingatkan Status WTBOS
Saat itu mereka berhenti di sekitar rel kereta api sambil menunggu teman yang lain.
Sebagian remaja duduk di atas rel, sementara yang lain berada di sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan.
Tak lama kemudian, kereta api yang melayani rute menuju Bandara Internasional Minangkabau melintas dari arah Khatib Sulaiman menuju Lubuk Buaya.
“Katanya mereka sedang duduk-duduk di rel sambil menunggu temannya. Tiba-tiba kereta dari arah Khatib datang,” jelas Ita.
Diduga para remaja tersebut tidak menyadari kedatangan kereta api sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Menurut Ita, dari kejadian tersebut setidaknya tiga remaja dilaporkan menjadi korban.
“Yang saya lihat tadi ada sekitar tiga orang yang tertabrak kereta, kondisinya cukup parah,” katanya.
Setelah kejadian, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil milik warga yang melintas di lokasi kejadian.
“Tadi langsung dibawa warga ke rumah sakit. Katanya ke RS Hermina di Khatib Sulaiman,” ujarnya.
Tim TribunPadang.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan instansi terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.