TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mendukung penuh ajang lari bergengsi Purwokerto Half Marathon agar terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin di Kabupaten Banyumas.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Banyumas akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event lari tersebut, terutama dari sisi penyediaan fasilitas.
Hal itu disampaikan Sadewo saat menghadiri acara peluncuran ( launching) Purwokerto Half Marathon di Pendopo Si Panji Purwokerto, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: 4.500 Pelari Meriahkan Purwokerto Half Marathon 2025, Peserta Meningkat
"Purwokerto Half Marathon agar menjadi agenda yang kontinu. Pemerintah daerah akan kasih fasilitas untuk mendukung," kata Sadewo kepada Tribunbanyumas.com.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan mencampuri konsep maupun teknis pelaksanaan acara tersebut karena seluruh penyelenggaraan sudah diserahkan kepada pihak yang ahli.
"Kalau saya begini, pemerintah daerah akan support dan tidak ikut-ikut soal konsep. Buat saya sudah diserahkan ke orang yang profesional," ujarnya.
Sadewo menambahkan, pemerintah daerah cukup berperan sebagai fasilitator agar berbagai event berskala besar dapat terus tumbuh dan berkembang di Banyumas.
"Serahkan saja kepada EO. Pemerintah daerah cukup sebagai fasilitator," katanya menegaskan.
Ia menilai ajang olahraga seperti Purwokerto Half Marathon mampu memberikan dampak perputaran ekonomi yang besar bagi daerah. Hal ini berkaca pada penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berhasil mendongkrak tingkat hunian hotel serta meningkatkan aktivitas UMKM lokal.
"Kemarin waktu lima hari itu hotel-hotel penuh. Kemudian UMKM juga bergerak. Artinya bisa berefek ke pariwisata dan juga ekonomi," jelasnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ajang lari tersebut dijadwalkan akan digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Jumlah pesertanya ditargetkan meningkat tajam menjadi 6.000 orang.
Target tersebut naik signifikan dibanding tahun 2025 yang mencapai sekitar 4.500 peserta, dan tahun 2024 sebanyak 3.300 peserta.
Sadewo juga berharap semakin banyak acara olahraga berskala nasional digelar di Banyumas, sehingga mampu memperkuat citra daerah. "Minimal ada satu event besar setiap bulan di Kabupaten Banyumas," harapnya.
Sementara itu, Race Director Purwokerto Half Marathon, Roni Yuliananto Kurniawan, mengatakan penyelenggaraan tahun ini akan dibuat lebih spektakuler dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Event Purwokerto Half Marathon tahun ini akan lebih spektakuler. Salah satunya karena penambahan jumlah peserta," kata Roni.
Ia menjelaskan lomba akan dibagi dalam beberapa kategori jarak lari. Untuk kategori half marathon 21 kilometer ditargetkan diikuti 1.000 peserta.
Kemudian kategori 10 kilometer sebanyak 2.000 peserta, kategori 5 kilometer sebanyak 2.500 peserta, dan sisanya untuk kategori 3 kilometer. Kategori 3 kilometer disiapkan khusus untuk mengakomodasi keluarga atau suporter.
"Kategori 3 kilometer ini untuk mengakomodir keluarga atau suporter yang menunggu temannya, istrinya, atau suaminya yang berlari di kategori 21 kilometer," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, rute lomba secara umum masih sama seperti tahun sebelumnya karena dinilai nyaman dan aman, namun akan ada sejumlah penyesuaian minor.
Sepanjang rute lomba nantinya akan dimeriahkan oleh cheering zone (area penyemangat) yang melibatkan sekolah-sekolah dan masyarakat.
"Tahun kemarin kita melibatkan sekitar 20 sekolah. Tahun ini juga akan melibatkan sekolah lagi, ditambah warga sekitar yang ada di rute," katanya.
Rangkaian kegiatan juga akan dimulai sejak dua hari sebelumnya melalui agenda Racepack Collection yang diisi dengan berbagai hiburan untuk menyambut para pelari dari luar daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Jakarta yang terkesan dengan kemudahan akses transportasi ke Purwokerto. (jti)