CURHAT Driver Ojol Dituduh Komplotan Penjambret Karena Ponsel Penumpang Kena Rampas
Tommy Simatupang March 08, 2026 12:08 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Curhat driver ojol dituding telah bersekongkol dengan pejambret yang merampas ponsel penumpangnya. 

Curhat driver Ojol ini disampaikan di akun Instagram @hanjol10. 

Hal itu lantaran, penjambret mengenakan atribut jaket ojol dan ada warganet yang juga menyoroti sikap driver ojol yang dianggap tak buru-buru mengejar pelaku.

Menjawab tudingan tersebut, sang driver ojol kembali memperlihatkan video lebih panjang dan menjelaskan situasi kejadian. 

Ia menceritakan saat penjambretan dirinya kaget dan masih bingung apa yang terjadi.

Sang penjambret sempat menyenggol motornya dan langsung tancap gas.

Ia mengaku masih bingung karena penumpangnya hanya menjerit, berteriak dan panik.

Berusaha Tenang saat Kejar Jambret
Karena tubuh penumpang yang panik membuatnya juga harus menenangkan korban terlebih dahulu.

“Saya mencoba menenarkan karena posisi si teteh (korban) gugurubugan,” ujarnya, melansir dari TribunJabar.

Kemudian ia menyadari HP penumpangnya dijambret setelah korban akhirnya berteriak maling.

Saat itu ia mulai mencoba mengejar pelaku dan berteriak maling dengan harapan ada pengendara lain yang membantu.

Baca juga: Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu Bagikan Takjil untuk Pengendara di Jalinsum Aek Kota Batu

Baca juga: BARU Sebulan Ikut Dapur MBG, Pengusaha di Madura Sudah Bisa Bikin Program Bedah Rumah Warga Miskin

Sayangnya, kondisi jalan saat kejadian lenggang.

Ia juga mengaku sudah berusaha menambah kecepatan, namun tak ada orang yang mau mengejar.

Karena situasi penumpang yang panik dan pelaku sudah jauh, ia mencoba menenangkan korban agar tidak terjadi kecelakaan.

Sang driver ojol menjelaskan mengunggah video kejadian itu agar dapat dibantu warganet.

Namun, ia tak menyangka videonya itu justru membuatnya dituduh komplotan dan bersekongkol.

“Gimana yah menjelaskannya, padahal posisinya saya di sini adalah korban khususnya penumpang saya,” ujar driver ojol tersebut.

Ia menjelaskan saat kejadian sudah melakukan pengejaran secara maksimal.

Namun laju motornya tak bisa cepat karena menggunakan motor Astrea.

“Ini tanggapan orang malah yang lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, driver ojol itu juga menjelaskan bahwa video miliknya itu sudah jadi bukti dan sekarang identitas pelaku sudah dikantongi polisi.

Menanggapi video tersebut tak sedikit akhirnya warganet membela driver ojol tersebut.

Berikut beragam komentar warganet.

“Serius ini ada yang nuduh aa ojol nya komplotan?”

“Mas nya udah berusaha sekeras mungkin untuk kejar pelaku dengan tetap memikirkan keselamatan penumpang, tetap profesional, good job, namanya musibah gaakan bisa di prediksi, mungkin mas nya juga pasti nyesel gabisa tangkap pelaku karena posisi motor nya astrea,”

“Dilarang maen hp di jln, jd nyusahin org jg kan, nuhun kang ojol, semoga selalu sehat, bnyk rizkinya, Aamin Ya Robbal Alamin”

“Astrea suruh ngejar nmax”

“Berfikir nya tolong pada logis ya . Tidak mungkin komplotan KENAPA? Karena, Aa hanjol ini posting video rekaman nya berusaha memviralkan video agar maling bisa segera di temukan, AGAR KALIAN TIDAK MERASA KAN HAL YG SERUPA,” tulis beragam komentar warganet yang membela driver ojol tersebut.

Ada juga warganet yang menyoroti aksi penjambretan itu juga karena kesalahan dari penumpang yang mengeluarkan handphon-nya saat di jalan.

Kronologi Penjambretan

Diketahui peristiwa penjambretan HP penumpang driver ojol itu terjadi di Jalan Supratman–Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. 

Korban merupakan seorang perempuan yang saat itu menjadi penumpang ojek online.

Berdasarkan rekaman kamera driver ojol, korban terlihat sedang memegang handphone. 

Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang, menyalip dari kanan dan langsung merampas HP penumpangnya tersebut. 

Korban yang terkejut spontan panik dan berteriak “maling-maling!”.

Sang driver ojol sempat mengejar dan meneriaki pelaku namun berhasil melarikan diri.

Sang driver ojol menyatakan kejadian itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian. 

Ia mengaku sudah mengantongi identitas pelaku lewat nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku saat kejadian.

“Tolong dak yang nemu orng ini, hp penumpang saya di begal. Motor Aerox plat D 2577,” tulis keterangan driver ojol.

Dari kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada, terutama saat menggunakan handphone di jalan pada situasi yang sepi.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.