Mudik Gratis Lebaran 2026 dari Makassar, Kuota 700 Penumpang
Sukmawati Ibrahim March 08, 2026 03:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Pendaftaran program mudik gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan dibuka pada Selasa (10/3/2026).

Program ini menyediakan 10 rute perjalanan bagi warga yang ingin mudik dari Makassar ke sejumlah daerah di Sulsel.

Pendaftaran program mudik gratis ini akan dibuka pada Selasa (10/3/2026) mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WITA.

Lokasi pendaftaran berada di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 15, tepatnya di depan kawasan KIMA, Kota Makassar.

Berikut 10 rute mudik gratis yang disediakan Pemprov Sulsel:

Kota Makassar – Kota Parepare

Kota Makassar – Kabupaten Sidrap

Kota Makassar – Kabupaten Wajo

Kota Makassar – Kota Palopo

Kota Makassar – Masamba (Luwu Utara) – Malili (Luwu Timur)

Kota Makassar – Kabupaten Bantaeng

Kota Makassar – Kabupaten Bulukumba

Kota Makassar – Kabupaten Selayar

Kota Makassar – Kabupaten Sinjai

Kota Makassar – Watampone, Kabupaten Bone

Keberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan pada 16 Maret 2026 pukul 10.00 WITA.

Titik kumpul keberangkatan berada di Jembatan Toraja CPI, Makassar.

Peserta diminta hadir lebih awal di lokasi keberangkatan, yakni pukul 08.00 WITA, untuk proses pengecekan dan persiapan sebelum perjalanan dimulai.

Untuk mengikuti program ini, peserta wajib membawa sejumlah dokumen persyaratan.

Di antaranya fotokopi KTP atau SIM, fotokopi Kartu Keluarga, serta fotokopi dokumen kendaraan roda dua bagi peserta yang ingin mengirimkan sepeda motor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Salim Basmin mengimbau masyarakat segera mendaftar karena kuota terbatas.

“Kami mengimbau masyarakat yang berminat segera melakukan pendaftaran karena kuota terbatas. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).

Pemprov Sulsel menyiapkan 13 unit bus besar dengan kapasitas 35 hingga 40 kursi.

Bus tersebut diproyeksikan dapat mengangkut sekitar 500 penumpang.

Selain itu, tambahan armada bus juga berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Jasa Raharja.

Sebanyak 10 unit bus dengan kapasitas 23 kursi disiapkan untuk mendukung program ini.

Bus dari Jasa Raharja diproyeksikan dapat menambah kapasitas sekitar 230 penumpang, khususnya untuk rute Makassar menuju Palopo.

Dengan tambahan armada tersebut, total peserta mudik gratis melalui jalur darat diperkirakan mencapai sekitar 700 hingga 750 orang.

Selain fasilitas transportasi gratis, peserta mudik juga akan mendapatkan paket sembako.

Program ini juga bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.

Sementara itu, pergerakan mudik di Sulawesi Selatan pada 2026 diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar secara nasional.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan pemudik yang berangkat dari maupun menuju Sulsel tergolong tinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

“Sulsel merupakan daerah yang cukup padat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran, khususnya transportasi udara dan laut,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat ditemui Tribun-Timur.com usai Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (27/2/2026).

Dalam kategori provinsi asal pemudik, Sulsel menempati urutan keenam secara nasional.

Lima besar ditempati Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.

Dengan posisi tersebut, Sulsel menjadi provinsi asal pemudik terbesar di luar Pulau Jawa.

Jumlah warga yang diperkirakan melakukan perjalanan mudik dari Sulsel mencapai 3,92 juta orang atau sekitar 2,7 persen dari total pergerakan nasional.

Sementara dari sisi provinsi tujuan mudik, Sulsel berada di peringkat kelima nasional.

Empat besar ditempati Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Jumlah pergerakan orang dengan tujuan ke Sulsel diperkirakan mencapai 5,36 juta orang atau sekitar 3,40 persen dari total nasional.

Data tersebut menunjukkan Sulsel bukan hanya daerah pengirim pemudik dalam jumlah besar, tetapi juga menjadi salah satu tujuan utama arus mudik di Indonesia. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.