Rumor Dipecat Mencuat, Tomas Trucha Masih Pelatih Kepala PSM Makassar
Sukmawati Ibrahim March 08, 2026 03:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Status Tomas Trucha di PSM Makassar akhirnya mendapat kejelasan setelah sempat dirumorkan dipecat.

Asisten pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin memastikan juru taktik asal Republik Ceko itu masih menjadi pelatih kepala tim Juku Eja.

 “Statusnya masih dalam struktur kepelatihan PSM Makassar,” kata Ahmad Amiruddin saat konferensi pers usai pertandingan PSM Makassar melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (7/3/2026) malam.

Dalam beberapa hari terakhir, Tomas Trucha santer dikabarkan terdepak dari kursi kepelatihan PSM Makassar.

Isu tersebut mencuat karena hasil buruk yang diraih PSM Makassar di bawah kepemimpinannya.

Sejak ditangani pelatih berpaspor Republik Ceko itu,

PSM Makassar hanya mengoleksi 14 poin dari 15 pertandingan.

Raihan tersebut berasal dari empat kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan.

Tak hanya itu, Tomas Trucha juga mencatatkan rekor buruk bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan sejak era Liga 1 2017.

PSM Makassar mengalami lima kekalahan beruntun yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, tim berjuluk Pasukan Ramang juga tidak pernah menang dalam enam pertandingan kandang.

Puncak kekecewaan suporter terjadi ketika PSM Makassar kalah comeback 2-4 dari Persita Tangerang.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2026) malam.

Setelah kekalahan tersebut, Tomas Trucha disebut semakin dekat dengan pintu keluar PSM Makassar menjelang laga melawan Malut United.

Pada sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Jumat (6/3/2026), Tomas Trucha juga tidak hadir.

Sebaliknya, Ahmad Amiruddin yang mewakili tim dalam konferensi pers tersebut.

Saat pertandingan melawan Malut United, Tomas Trucha juga tidak mendampingi tim dari pinggir lapangan.

Skuad PSM Makassar dipimpin oleh Ahmad Amiruddin yang didampingi Direktur Teknik PSM Makassar, Zulkifli Syukur.

Dalam pertandingan tersebut, PSM Makassar berhasil membawa pulang satu poin.

PSM Makassar menahan imbang Malut United dengan skor 3-3 setelah sempat tertinggal dua gol.

Meski demikian, menurut Amir, hal terpenting dari laga tersebut adalah kembalinya semangat siri na pacce dalam permainan PSM Makassar.

Semangat tersebut sempat dinilai hilang dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

Ahmad Amiruddin menjelaskan, manajemen PSM Makassar masih membahas solusi terbaik terkait masa depan Tomas Trucha.

Keputusan tersebut akan diambil secara kolektif oleh jajaran manajemen.

Menurutnya, manajemen ingin setiap keputusan memiliki pertanggungjawaban bersama.

“Itu masih dirapatkan, karena informasi dari manajemen, dalam pengambilan keputusan tidak serta merta satu orang yang mengambil. Harus ada pertanggungjawaban bersama dalam mengambil keputusan,” tuturnya.

Ia kembali menegaskan bahwa Tomas Trucha masih berstatus sebagai pelatih kepala PSM Makassar.

Adapun alasan Tomas Trucha tidak mendampingi tim saat menghadapi Malut United belum dijelaskan secara rinci.

“Saya pikir masih pelatih kepala. Cuma untuk laga ini tidak bisa mendampingi tim karena sebuah alasan,” ujarnya.

Sebelumnya, Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengaku telah melakukan evaluasi terhadap tim secara keseluruhan setelah kekalahan dari Persita Tangerang.

Ia bahkan sempat menyebut akan mengumumkan masa depan Tomas Trucha pada Kamis (5/3/2026) malam.

Namun hingga saat ini pengumuman tersebut belum disampaikan.

“Mungkin akan disampaikan besok (Kamis, 5 Maret), karena dalam dua hari ini kita evaluasi,” ujar Fajrin saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (4/3/2026).

Fajrin menegaskan, PSM Makassar akan memaksimalkan sisa pertandingan musim ini demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Manajemen menargetkan PSM Makassar sudah mengamankan posisi di Super League musim depan pada April mendatang.

“Targetnya kita adalah di bulan April sudah bisa mengamankan satu slot di Super League tahun depan. Itu targetnya sekarang,” ujar alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.