Jakarta (ANTARA) - Tinggi air banjir di permukiman warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur mencapai 1,5 meter pada Minggu pagi, akibat luapan Kali Sunter dan hujan deras sejak Sabtu (7/3) malam.
"Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter (cm)," kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo di lokasi banjir, Minggu.
Tinggi banjir 150 cm ini, katanya, hasil peningkatan dari sejak Sabtu (7/3) malam hingga pagi ini.
"Untuk banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu (7/3) pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari, air naik sangat cepat," jelas Subagyo.
Subagyo menyebut, banjir paling parah terjadi pada wilayah bantaran kali. Beberapa RT terdampak cukup serius dengan ketinggian air mendekati dua meter.
Sedikitnya, lanjut dia, enam rukun tetangga (RT) di RW 04 terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai 1,5 meter.
Adapun RT yang terdampak genangan di RW 04 Cipinang Melayu meliputi RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 7.
Menurut Subagyo, wilayah tersebut memang kerap terdampak saat banjir terjadi.
"Itu langganan, kalau banjir pasti mereka terdampak dan ini hanya terjadi di satu RW saja, yaitu RW 4. Tapi untuk tahun ini, ini pertama kalinya kita mengalami banjir," ucap Subagyo.
Terkait bantuan dari pemerintah, Subagyo menyebut hingga kini belum ada bantuan yang masuk ke lokasi.
Biasanya, bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan warga terdampak dilakukan, terutama jika sudah ada warga yang mengungsi.
Hingga saat ini, warga RW 04 Cipinang Melayu masih bersiaga dan berharap air segera surut, sementara para pengurus wilayah di daerah itu, terus memantau perkembangan ketinggian air dan kesiapan lokasi pengungsian.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian DKI Jakarta hujan ringan hingga disertai petir pada Minggu pagi hingga malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta, terendam banjir akibat hujan deras di wilayah tersebut.
"Banjir terjadi akibat hujan deras di Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) sampai dengan Minggu," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.







