Jelang Lebaran, Sopir Travel di Mamuju Tengah Pastikan Tarif Normal Meski Penumpang Membludak
Abd Rahman March 08, 2026 11:45 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sopir travel di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami lonjakan penumpang signifikan. 

Meski demikian, mereka memastikan tidak menaikkan tarif perjalanan.

Pian, sopir travel rute Topoyo–Majene, mengungkapkan, peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terasa di 18 ramadan ini.

Dan diprediksi, akan mencapai puncaknya sepekan hingga tiga hari menjelang lebaran.

Baca juga: Sembunyi Sejak 2023, Terpidana Persetubuhan Anak di Kalukku Akhirnya Diciduk Tim Gabungan

Baca juga: Pesan Pilu Vidi Aldiano 3 Bulan Sebelum Berpulang di Usia 35 Tahun, Lawan Kanker 6 Tahun

"Hampir seimbang, antara penumpang ke Majene maupun sebaliknya," kata Pian ditemui di pangkalannya, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Mateng, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, masyarakat hendak pulang kampung atau bepergian ke daerah tujuan memanfaatkan jasa travel untuk perjalanan mereka.

Meski permintaan meningkat drastis, Pian menegaskan tidak ada kenaikan tarif. 

Tarif yang dipatok masih sama seperti hari biasa. 

Untuk rute Topoyo–Mamuju, penumpang cukup membayar Rp100 ribu.

Sementara untuk tujuan Topoyo–Majene dikenakan tarif Rp150 ribu.

"Alhamdulillah, belum ada kenaikan tarif meskipun penumpang sedang ramai," jelasnya.

Pian berharap dengan tarif yang tetap normal, masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang membengkak. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.