Pramono Ingatkan Banjir Kiriman Imbas Curah Hujan Sangat Tinggi, Bagaimana Status Bendung Katulampa?
Ferdinand Waskita Suryacahya March 08, 2026 01:11 PM

 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga mengenai banjir kiriman dari Bogor dan Tangerang.

Pasalnya, curah hujan di kedua wilayah itu tinggi.

"Karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta," kata Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026). 

BANJIR JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat memberikan keterangan pers di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2026).Bagaimana status Bendung Katulampa? (Kompas.com/Dian Erika/TribunnewsBogor/Istimewa)

Pramono juga menuturkan curah hujan di Jakarta sangat tinggi pada Minggu (8/3/2026).

Curah hujan mencapai 264 mm per hari. 

"Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," ujar Pramono. 

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk melakukan pemompaan di berbagai titik sejak Sabtu (7/3/2026) malam 

"Beberapa titik sudah dilakukan pemompaan sejak semalam," jelasnya. 

Ia menambahkan, sebanyak 1.200 pompa, termasuk pompa portabel, telah dipersiapkan. 

Titik krusial pemompaan antara lain Daan Mogot di Jakarta Barat dan Jalan DI Pandjaitan di Jakarta Timur. 

Pemompaan sejak Minggu pagi membuat lalu lintas di kedua titik tetap lancar meski ada genangan. 

"Karena hari ini memang curah hujan tinggi dan ada kemungkinan air dari atas, kami akan tangani bersama-sama," tutur Pramono.

Kondisi Bendung Katulampa

Kondisi Bendung Katulampa, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Minggu (8/3/2026) pagi dapat diketahui dari laman poski banjir.

Tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa pukul 11.00 Wib mencapai 40 cm atau berstatus normal.

Saat ini kondisi cuaca di Bendung Katulampa sedang mendung tipis.

Banjir Jakarta Meluas

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan menyebut, ada 75 Rukun Tetangga (RT) dan 19 ruas jalan masih terendam air. 
Menurut Yohan, data ini diperoleh berdasarkan pemantauan BPBD hingga pukul 08.00 WIB. 

"Penyebabnya curah hujan tinggi yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3/2026) dan Minggu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu. 

Wilayah RT yang terdampak tersebar di Jakarta Barat, dengan jumlah 22 RT, Jakarta Selatan 22 RT, dan Jakarta Timur 31 RT. 

BPBD DKI Jakarta terus memantau lokasi banjir dan menyiagakan petugas untuk membantu warga yang terdampak serta mengantisipasi genangan susulan. 

Selain itu, banjir juga masih merendam di beberapa titik jalan di Jakarta. 

Ketinggian genangan bervariasi antara 10 hingga 120 cm, tergantung lokasi. 

Berikut jalan-jalan yang terdampak banjir:  

Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng  

Jl. Daan Mogot, KM 13, Kel. Rawa Buaya  

Jl. Perumahan Green Garden (MCD), Kel. Kedoya Utara  

Jl. Meruya Selatan, Kel. Meruya Selatan  

Jl. Daan Mogot (Depan Victoria), Kel. Cengkareng Timur  
Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke  
Jl. Kapten Pierre Tendean, Kel. Kuningan Barat  

Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Kel. Cipulir  

Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Kel. Cipulir Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kel. Ulujami  

Jl. Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kel. Pesanggrahan  
Jl. Beo, Kel. Pesanggrahan  Jl. Swadarma Raya, Kel. Ulujami  

Jl. Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kel. Kedoya Selatan, Kel. Kedoya Selatan  

Jl. Kramat Raya, Kel. Tugu Utara  

Jl. Rawa Indah RT 003 RW 003, Kel. Pegangsaan Dua  

Jalan Karet Pasar Baru Barat I Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Karet Tengsin  

Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Petamburan  

Jalan Bendungan Hilir, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kel. Bendungan Hilir. 

Sebelumnya, BPBD Jakarta mencatat sebanyak 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di DKI Jakarta tergenang banjir pada Minggu.  

Yohan mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan hingga pukul 04.00 WIB. 

"Penyebabnya hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu," ujar Yohan.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Warga Kebon Pala Jakarta timur Nikmati Sahur di Tengah Banjir 1,6 Meter
  • Baca juga: Potret Kampung Nelayan Muara Angke: Dulu Kumuh-Banjir, Kini Layak Huni dan Buka Akses Ekonomi
  • Baca juga: Tak Sekadar Program, DPRD DKI Minta Hasil Nyata Atasi Banjir Jakarta
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.