Pegadaian Ajak Warga Jogja Melek Investasi Emas Lewat Gelaran 'Ramadan Bareng Tring'
Muhammad Fatoni March 08, 2026 02:01 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Pegadaian Kanwil XI Semarang  menggelar agenda bertajuk "Ramadan bareng Tring" di Pakuwon Mall, Yogyakarta, 7-8 Maret 2026.

Perhelatan tersebut, menjadi salah satu strategi perusahaan dalam memperkuat literasi investasi emas di tengah masyarakat, terutama generasi muda.

​Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Ali Mustaat, mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan aplikasi digital Tring kepada warga Yogyakarta.

Mengusung perpaduan edukasi finansial dengan hiburan, pengunjung disuguhkan bazar UMKM, lomba busana muslim, lelang emas murah, hingga panggung musik.

​"Emas itu merupakan bentuk pengaman aset. Emas mungkin tidak secara instan membuat kita kaya, tapi emas membuat kekayaan kita aman dari gerusan inflasi," ujarnya.

Baca juga: FTI UPN Veteran Yogya dan BHMTC Jalin Kolaborasi, Ubah Riset Mahasiswa Jadi Peluang Bisnis

​Ia menambahkan, tren investasi emas di wilayah Jateng-DIY menunjukkan grafik yang sangat positif, khususnya menjelang Lebaran tahun ini. 

Kesadaran masyarakat untuk menjaga nilai uangnya lewat emas kini tidak lagi didominasi oleh kalangan tua, namun mulai merambah sampai generasi Z.

​"Kami mulai menyasar Gen Z, supaya mereka care terhadap masa depan. Lewat aplikasi Tring menabung emas tidak harus mahal, bisa dimulai dari nominal Rp10 ribu saja," cetusnya.

Terbukti, antusiasme warga Yogyakarta yang ingin berkonsultasi terkait investasi emas atau sekadar menikmati hiburan dan bazar UMKM, "Ramadan bareng Tring" pun sangat tinggi.

"Kami juga membawa Mas Ello (Marcello Tahitoe) ke Yogyakarta, yang akan tampil pada Minggu (8/3/2026) malam untuk menghibur masyarakat," katanya.

​Sementara, Kepala Departemen Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat, membeberkan data pertumbuhan yang cukup signifikan. 

Hanya dalam kurun waktu enam hari pertama di bulan Maret 2026, volume investasi emas di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta melonjak drastis.

​"Untuk tren cicil emas dan tabungan emas di wilayah DIY-Jateng, per 1 Maret hingga 6 Maret kemarin sudah ada peningkatan sebesar 5,7 kilogram. Ini angka yang signifikan untuk awal bulan," jelasnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.