Ayah Tega Siksa Balita 1,5 Tahun, Lilitkan Selimut ke Leher, Aksi Diunggah di Medsos
M.Risman Noor March 08, 2026 05:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi kekerasan orangtua terhadap anak terjadi di indekos  indekos, Kelurahan Anaiwoi, Kota Kendari, Jumat (6/3/2026) malam.

Parahnya balita masih berumur 1,5 tahun itu disiksa dengan melilitkan selimut ke leher korban.

Beruntungnya nyawanya berhasil diselamatkan setelah istri korban melihat aksi diunggah pelaku di media sosial facebook.

Namun pelaku berhasil melarikan diri dan kini dalam kejaran aparat kepolisian.

Baca juga: Umumkan Perpisahan dari Ammar Zoni, Dokter Kamelia: Tidak Ada yang Tersisa Satupun di Rumah Aku

Baca juga: Dishub Tanah Bumbu Perbaiki Lampu PJU di Jalan Manggis yang Sempat Keluarkan Percikan Api

 Tragedi memilukan menimpa seorang balita berusia 1,5 tahun yang menjadi korban kekerasan oleh ayah kandungnya sendiri berinisial ADT.

Kasus penganiayaan itu terjadi di sebuah indekos, Kelurahan Anaiwoi, Kota Kendari, Jumat (6/3/2026) malam.

Parahnya aksi penganiayaan tersebut direkam lalu diunggah melalui Facebook milik pelaku ADT.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sutra langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tim patroli yang dipimpin oleh Bripka Boy Sagita langsung mengevakuasi seorang balita berusia 1,5 tahun tersebut.

Kasus penganiayaan terhadap balita itu terungkap setelah terdapat laporan seorang wanita berinisial N sekitar pukul 22.30 WITA. 

N yang merupakan ibu korban melaporkan bahwa nyawa anaknya dalam bahaya setelah melihat unggahan ADT.

Dalam video unggahannya, ADT terlihat melilitkan selimut ke leher sang anak hingga korban terlihat tersiksa.

Baca juga: Rute dan Kuota Mudik Gratis Pemko Banjarmasin, Warga Bisa Daftar Online Pada 6-12 Maret 2026

Tindakan sadis pelaku merupakan puncak dari rentetan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dirasakan N dan anaknya.

Berdasarkan laporan korban, ADT sering melakukan penganiayaan terhadap istri dan anaknya.

Karena kelakuan ADT tersebut, N memutuskan melarikan diri ke rumah orang tuanya di Konawe Selatan (Konsel).

Tak disangka, pelaku ADT menyusul ke Konsel dan mengambil paksa anak mereka.

Ternyata anak tersebut dijadikan alat intimidasi melalui penyiksaan yang direkam dan disebarkan di media sosial.

"Korban merasa sangat khawatir dengan keselamatan nyawa anaknya setelah melihat video penyiksaan tersebut, sehingga langsung meminta pendampingan kepolisian," ujar Bripka Boy Sagita. 

Begitu menerima laporan, Tim Patroli langsung bergerak cepat menuju lokasi persembunyian pelaku di wilayah Kelurahan Anaiwoi.

Petugas berhasil mengamankan balita tersebut dalam kondisi selamat namun trauma.
 
Saat penggerebekan terjadi, pelaku ADT berhasil melarikan diri dari lokasi dan saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca juga: Kisah Pria Nikahi Ibu Gurunya Sewaktu SMK, Tak Masalah Beda Usia 23 Tahun, Ini Pemicu Terpincut

Ayah Tiri Tega Siksa Balita Demi Uang

Ayah tiri tega menyiksa balita. Dia mengancam ibu korban lalu meminta kirimkan uang tebusan.

Peristiwa ini berlangsung di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Perbuatan keji tersebut viral di media sosial setelah rekaman videonya tersebar luas dan memicu kemarahan netizen.

“Monggo aparat langsung gercep gelandang,” tulis pemilik akun @Rasto dikutip Kompas.com, Sabtu (21/2/2026).

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan tersebut.

Setelah melakukan pengejaran, tim dari Polres Sragen berhasil mengamankan pria yang diduga menjadi pelaku dalam video kekerasan tersebut pada hari ini.

“Alhamdulillah sudah tertangkap sekitar 1 jam yang lalu. Mohon waktu nggeh,” ujar Dewiana saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu siang.

Baca juga: Bos Dapur MBG Kaget Namanya Masuk Daftar Penerima Bansos, Padahal Sering Bagi-bagi Uang ke Warga

Motif Pemerasan terhadap Mantan Istri

Video berdurasi sekitar 13 detik itu pertama kali viral setelah diunggah oleh akun Facebook @TeguhAditya.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anak perempuan berbaju ungu dijambak oleh seorang pria.

Pria tersebut juga tega menendang dan melakukan kekerasan fisik lainnya hingga balita tersebut menangis kesakitan.

Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, pelaku nekat melakukan aksi keji tersebut demi motif ekonomi.

Pria itu diduga sengaja menyiksa sang anak untuk mengancam mantan istrinya atau ibu kandung anak tersebut agar segera mengirimkan sejumlah uang.

“Seorang ayah di Sragen menyiksa anaknya demi minta kiriman dari mantan istrinya (ibu dari anak tersebut),” tulis pemilik akun pengunggah video.

Respons Netizen dan Langkah Kepolisian

Hingga Sabtu siang, video tersebut telah disukai lebih dari 1.600 pengguna dan mendapatkan lebih dari 1.200 komentar.

Warganet mengecam keras aksi pelaku dan meminta pihak kepolisian memberikan hukuman setimpal karena perbuatan tersebut dianggap sangat tidak manusiawi, apalagi dilakukan terhadap anak di bawah umur.

Peristiwa penganiayaan ini dilaporkan terjadi pada Kamis 19/2/2026 di wilayah Gesi.

Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Sragen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim.

Polisi masih mendalami keterangan pelaku dan saksi-saksi untuk memastikan kronologi lengkap serta kondisi kesehatan fisik maupun psikologis balita yang menjadi korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com/tribunbatam)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.