Warga Banyuasin Curhat Tentang Air Bersih, Ini Jawaban Bupati Askolani
Kharisma Tri Saputra March 08, 2026 06:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Masyarakat yang ada di Kelurahan Sei Sedapat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, curhat kepada Bupati Banyuasin Dr H Askolani saat safari ramadan di Masjid Darusaadah Kelurahan Sei Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa dan Zona VI, Sabtu (7/3/2026) sore. 

Curhat masyarakat terkait masalah air, yang saat ini belum maksimal dalam pengaliran dan masih jarangnya mengalir.

Hal ini, disampaikan langsung masyarakat kepada orang nomor satu di Banyuasin ini.

Ketua Masjid Darussaadah, Hendra Gunawan mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran Bupati Banyuasin Askolani dan atas semua upaya dalam melayani masyarakat Banyuasin.

"Kami mohon kepada bapak bupati, agar air bersih bisa disegerakan dan mengalir tiap hari. Karena sudah lama pak," katanya. 

Bupati Banyuasin Dr H Askolani langsung menanggapi apa yang menjadi penyampaian masyarakatnya.

Menurut Askolani, PDAM Tirta Betuah Banyuasin akan segera direvitalisasi.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui PDAM Tirta Betuah akan segera melakukan Momerandum of Understanding (MoU) dengan pihak ketiga di tahun 2026 ini. 

Pemkab Banyuasin telah melakukan beberapa upaya memperbaiki PDAM Tirta Betuah, agar dapat dinikmati masyarakat setiap hari.

Namun, apalah daya perbaikan PDAM Tirta Betuah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. 

"Saya dan Ibu Netta secara pribadi sangat ingin PDAM Tirta Betuah dibenahi menggunakan Anggaran Pemkab Banyuasin, namun apa daya kita belum mampu untuk melakukannya. Karena, keuangan kita tidak mampu,” kata Askolani.

Maka dari itulah, upaya lain ditempuh agar revitalisasi PDAM Tirta Betuah bisa dilaksanakan.

Salah satu cara, dengan menggaet investor atau pihak ketiga sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat terkaut air bersih bisa terlaksana. 

Setelah lebaran ini, Pemkab Banyuasin akan melakukan penandatangan MoU dan akan segera dilakukan perbaikan. Sehingga, di tahun 2027 masyarakat Banyuasin bisa menikmati air PDAM setiap hari.

"Saya berharapnya, bisa menggunakan dana APBD atau bantuan dari APBN untuk merevitalisasi PDAM ini. Sehingga tarifnya bisa murah, tetapi apalah daya bukan bisa menggunakan APBD atau APBN untuk perbaikan PDAM, malah anggaran Pemkab dipotong," ungkap Askolani dihadapan masyarakat. 

Maka dari itulah, jalan satu-satunya untuk bisa merevitalisasi PDAM Tirta Betuah yabg membutuhkan anggaran lebih kurang Rp 500 miliar, harus menggaet pihak ketiga atau investor. Sehingga, apa yang menjadi keinginan masyarakat terkaut air bersih mebgalir tiap hari bisa terwujud. 

"Saya mohon, tunggu sebentar lagi. Saya mohon doanya, agar semuanya bisa berjalan lancar dan keinginan masyarakat untuk air bersih mengalir tiap hari bisa terwujud," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.